Gedung Permanen Tiga Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan Siap Beroperasi Juli 2026
Gedung Permanen Tiga Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan Siap Beroperasi Juli 2026

Gedung Permanen Tiga Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan Siap Beroperasi Juli 2026

LintasWarganet.com – 09 April 2026 | Kementerian Sosial Republik Indonesia menargetkan operasional gedung permanen tiga Sekolah Rakyat (Sarekat) di provinsi Kalimantan Selatan pada bulan Juli 2026. Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan akses pendidikan bagi keluarga tidak mampu dan kelompok rentan di wilayah tersebut.

Ketiga sekolah yang akan dilengkapi dengan fasilitas lengkap meliputi Sekolah Rakyat Banjarmasin, Sekolah Rakyat Kotabaru, dan Sekolah Rakyat Tanah Bumbu. Setiap gedung dirancang dengan ruang kelas yang ramah anak, perpustakaan, laboratorium sederhana, serta area bermain yang aman. Selain itu, fasilitas sanitasi dan listrik yang stabil juga disediakan untuk menjamin kenyamanan proses belajar mengajar.

Berikut rincian utama proyek:

  • Anggaran: Total biaya mencapai Rp 150 miliar, yang dibiayai melalui APBN dan dukungan lembaga donor internasional.
  • Jadwal konstruksi: Pekerjaan dimulai pada Januari 2024 dan diperkirakan selesai pada Juni 2026.
  • Penerima manfaat: Diperkirakan sekitar 1.800 siswa akan dapat mengikuti pendidikan formal tanpa harus menanggung biaya sekolah.
  • Program pendampingan: Kementerian Sosial akan menyediakan beasiswa, pelatihan keterampilan, dan layanan kesehatan dasar bagi siswa dan keluarganya.

Pelaksanaan proyek ini juga melibatkan pemerintah daerah Kalsel, Dinas Pendidikan, serta sejumlah LSM yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan di daerah terpencil. Seluruh tahapan pembangunan diawasi secara ketat untuk memastikan standar keamanan dan kualitas bangunan terpenuhi.

Direktur Kementerian Sosial, Budi Santoso, menekankan pentingnya infrastruktur pendidikan yang memadai sebagai landasan bagi pemberdayaan ekonomi jangka panjang. “Dengan gedung permanen, anak-anak di daerah ini tidak lagi harus belajar di bangunan sementara yang rentan rusak. Ini adalah investasi bagi masa depan mereka,” ujarnya dalam konferensi pers pada 12 Februari 2024.

Setelah gedung resmi beroperasi pada Juli 2026, pihak kementerian akan melaksanakan evaluasi berkala untuk menilai dampak program terhadap peningkatan angka partisipasi sekolah dan penurunan angka putus sekolah di Kalimantan Selatan.