Truk Sumbu Tiga Menimpa Motor di Jambi, Bocah 10 Tahun Tewas di Lokasi Kejadian
Truk Sumbu Tiga Menimpa Motor di Jambi, Bocah 10 Tahun Tewas di Lokasi Kejadian

Truk Sumbu Tiga Menimpa Motor di Jambi, Bocah 10 Tahun Tewas di Lokasi Kejadian

LintasWarganet.com – 06 April 2026 | Jambi, 5 April 2026 – Sebuah kecelakaan maut terjadi pada Minggu sore di Jalan Lingkar Selatan II, Jambi Selatan, ketika sebuah truk sumbu tiga menabrak sepeda motor yang membawa dua anak perempuan. Salah satu penumpang, seorang bocah berusia 10 tahun, terlempar dan tewas di tempat setelah tertimpa truk, sementara penumpang lainnya serta pengendara motor mengalami luka ringan.

Rangkaian Kronologis Kejadian

Menurut keterangan Kasat Lantas Polresta Jambi, AKP Rio Siregar, kecelakaan bermula ketika pengendara motor, bernama M. Johan (46), melaju dari arah Lorong Mustika dan hendak berbelok ke kiri menuju Perumahan Liverpool. Pada saat yang bersamaan, sebuah truk Hino tronton berplat BH-8158-MW datang dari arah Simpang Acai dengan tujuan yang sama. Kedua kendaraan bertabrakan di depan Masjid Baitul Mukminin sekitar pukul 13.30 WIB.

Korban dan Dampak Kecelakaan

Motor yang ditumpangi Johan membawa dua orang anak perempuan: Jihan Ahsihaq, 10 tahun, dan Rika Wijaya, 5 tahun, keduanya berasal dari Desa Kebon IX, Kecamatan Sungai Gelam, Muaro Jambi. Setelah tabrakan, Jihan terlempar beberapa meter dan tertimpa truk, mengakibatkan kematiannya di lokasi. Johan dan Rika mengalami luka ringan, yang ditangani oleh tim medis di tempat.

Selain korban jiwa, pengemudi truk langsung melarikan diri setelah insiden. Hingga saat penulisan laporan ini, pihak kepolisian masih dalam proses pencarian dan penyelidikan terhadap sopir truk yang menjadi tersangka utama.

Faktor-Faktor Penyebab

Analisis awal dari tim olah TKP menunjukkan bahwa jalan di lokasi merupakan jalan lurus beraspal tanpa marka jalan yang jelas. Kondisi cuaca pada saat kejadian cerah, dan area sekitar merupakan kawasan pertokoan yang ramai. Tidak ditemukan bukti pelanggaran rambu atau lampu lalu lintas yang dapat secara langsung memicu kecelakaan.

  • Jalan tanpa marka jelas meningkatkan risiko kesalahan jalur.
  • Kurangnya jarak pandang akibat bangunan pertokoan dapat mempersulit pengendara memperkirakan posisi kendaraan lain.
  • Kecepatan kendaraan belum dapat dipastikan karena tidak ada rekaman CCTV di area tersebut.

Tindakan Penegakan Hukum dan Upaya Pencegahan

Pihak Polresta Jambi melalui Unit Gakkum Satlantas telah menindaklanjuti kasus ini dengan melakukan pemeriksaan saksi, mengumpulkan bukti visual, dan melacak nomor plat truk yang terlibat. Sementara itu, Dinas Perhubungan Jambi berjanji akan meninjau kembali kebutuhan penambahan marka jalan dan pemasangan rambu peringatan di titik-titik rawan kecelakaan.

Kasus ini menambah deretan kecelakaan fatal yang melibatkan kendaraan berat di provinsi Jambi dalam beberapa bulan terakhir, menimbulkan keprihatinan publik terhadap keselamatan jalan raya, terutama di daerah perkotaan yang padat.

Untuk menghindari tragedi serupa, pihak berwenang mengimbau semua pengendara kendaraan berat untuk mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta selalu menurunkan laju ketika mendekati persimpangan atau area dengan kepadatan pejalan kaki.

Di sisi lain, warga sekitar menuntut tindakan tegas terhadap sopir truk yang melarikan diri, mengingat pelanggaran ini tidak hanya mengancam nyawa penumpang motor, tetapi juga menodai citra keselamatan transportasi di daerah tersebut.

Kasus ini masih dalam penyelidikan lanjutan, dan pihak kepolisian berjanji akan memberikan informasi terbaru secepatnya.

Dengan menyoroti pentingnya penegakan hukum yang tegas serta perbaikan infrastruktur jalan, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir, melindungi nyawa para pengguna jalan, khususnya anak-anak yang menjadi korban paling rentan dalam kecelakaan lalu lintas.