LintasWarganet.com – 25 Juni 2026 | Dalam sorotan Piala Dunia 2026, nama Zlatan Ibrahimovic kembali menjadi bahan perbincangan luas. Mantan striker Swedia yang kini berperan sebagai pundit di Fox Sports mengekspresikan pandangannya yang beragam, mulai dari mengkritik aksi Cristiano Ronaldo, memuji Lionel Messi, hingga menilai potensi tim tuan rumah Amerika Serikat untuk menjuarai turnamen.
Kritik Ibrahimovic atas “I’m Back” Ronaldo
Setelah Portugal menaklukkan Uzbekistan dengan skor 5-0 pada pertandingan Grup K di Houston, Cristiano Ronaldo mengumumkan “I’m back!” ke arah kamera. Ibrahimovic, yang duduk di bangku komentar, menilai pernyataan tersebut berlebihan mengingat kualitas lawan yang relatif rendah. Ia menyebut, “Itu adalah pertandingan untuk mencetak gol, bukan untuk membuat drama. Saya tidak mengerti mengapa ia harus berteriak ‘Saya kembali’.”
Ibrahimovic menegaskan bahwa Ronaldo, meski berusia 41 tahun, tetap menunjukkan kelas dengan mencetak dua gol, tetapi ia memperingatkan Portugal agar tidak terlena. “Hasil ini bagus untuk kepercayaan diri, tetapi pertandingan berikutnya akan jauh lebih sulit,” ujarnya.
Pujian Ibrahimovic kepada Lionel Messi
Di sela komentar tentang Portugal, Ibrahimovic juga melontarkan pujian tinggi kepada Lionel Messi. Setelah Argentina mengalahkan Austria 2-0 dan Messi mencetak dua gol, menambah totalnya menjadi 18 gol Piala Dunia – rekor tertinggi sepanjang masa, Ibrahimovic menyatakan bahwa perdebatan siapa yang terhebat sudah selesai.
“Ketika seorang pemain menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, memenangkan turnamen, dan tetap berproduksi di usia 38 tahun, tidak ada lagi yang perlu diperdebatkan,” kata Ibrahimovic. Ia menambahkan bahwa pencapaian Messi menegaskan dominasi generasi baru dan menutup diskusi lama antara pendukung Ronaldo dan Messi.
Prediksi Ibrahimovic tentang Timnas Amerika Serikat
Selain menilai pemain bintang, Ibrahimovic juga diminta memberikan pandangan tentang tim tuan rumah. Ia memuji skuad Amerika Serikat yang dipimpin pelatih Mauricio Pochettino, menyoroti momentum kuat mereka setelah mengamankan tiket ke babak 32 besar. “AS memiliki kedalaman skuad, dukungan penuh dari publik, dan keunggulan sebagai tuan rumah. Mereka memiliki potensi untuk melaju jauh, bahkan menantang tim tradisional,” ujar Ibrahimovic.
Namun, ia tetap realistis, mengingat tantangan yang akan dihadapi di fase knockout. “Meskipun mereka kuat, lawan-lawan berat tetap menanti. Piala Dunia selalu penuh kejutan,” tambahnya.
Reaksi Publik dan Dampak pada Media Sosial
Komentar Ibrahimovic memicu beragam reaksi di media sosial. Sebagian pendukung Ronaldo menganggap kritik tersebut kurang menghargai prestasi sang legenda, bahkan menuduhnya meremehkan pencapaian “brace” pertama di usia 41 tahun. Di sisi lain, netizen lain memuji penggunaan istilah “Avengers” oleh Ibrahimovic sebagai bentuk penghormatan.
Pujiannya pada Messi juga mendapat sambutan hangat, terutama dari penggemar Argentina yang menyambut pernyataan bahwa “tidak ada lagi perdebatan” mengenai siapa pemain terbaik sepanjang masa.
Kesimpulan
Zlatan Ibrahimovic kembali menunjukkan keberaniannya untuk mengeluarkan pendapat tanpa rasa takut. Dari mengkritik eksentrik Ronaldo, memuji kehebatan Messi, hingga menilai potensi tim nasional Amerika Serikat, Ibrahimovic mempertegas posisinya sebagai figur berpengaruh di dunia sepak bola. Pandangannya tidak hanya menambah warna pada liputan Piala Dunia 2026, tetapi juga mengingatkan publik bahwa setiap pernyataan publik tokoh sepak bola dapat memicu diskusi luas di kalangan fans dan media.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet