LintasWarganet.com – 01 April 2026 | Zhang Linghe, aktor muda kelahiran 1995, kembali menjadi sorotan publik setelah serangkaian peristiwa yang menggabungkan kontroversi, kritik tajam, sekaligus pujian atas perannya dalam drama “Pursuit of Jade”.
Kontroversi dan Kritik Awal
Beberapa minggu lalu, sebuah jajak pendapat daring di platform media sosial China menempatkan Zhang Linghe pada posisi teratas daftar “10 Aktor Terburuk” yang lahir setelah tahun 1995. Daftar tersebut mencakup nama‑nama populer seperti Wang Yibo, Fan Chengcheng, Wang Hedi, dan Deng Wei, namun Zhang muncul sebagai nomor satu. Kritik utama menyasar “wajah tampan dengan kemampuan akting yang lemah”. Pengamat menilai bahwa teknik perannya masih belum matang, ekspresi sering terasa kaku, dan kurangnya kedalaman emosional pada peran‑peran awalnya.
- Kurangnya kedalaman karakter dalam drama “Story of Kunning Palace”.
- Ekspresi kaku pada drama sejarah “The Princess Royal”.
- Penampilan berlebihan dengan riasan tebal pada peran jenderal di “Pursuit of Jade”.
Kontroversi tidak berhenti pada aspek akting. Zhang sempat dituduh membuat pernyataan yang dianggap menyinggung penampilan orang Asia Tenggara, memicu kemarahan luas dan memaksa sang aktor mengeluarkan permintaan maaf publik.
Perjalanan Drama “Pursuit of Jade”
Meski berada di bawah sorotan negatif, Zhang Linghe berhasil mengubah persepsi penonton melalui peran Xie Zheng dalam “Pursuit of Jade”, sebuah drama C‑drama yang ditayangkan di iQiyi, Netflix, dan WeTV. Serial 40 episode ini bercerita tentang kisah cinta antara Xie Zheng, yang diperankan Zhang, dan Fan Changyu, diperankan Tian Xiwei. Plot mengisahkan Xie Zheng yang menyamar, terlibat pernikahan palsu demi menyelamatkan keluarga, kemudian berjuang di medan perang sambil mengungkap kebenaran tentang kematian orang tuanya.
Di akhir episode yang ditayangkan pada 30 Maret 2026, karakter Xie Zheng dan Fan Changyu mengirimkan postingan perpisahan di Weibo, menyentuh hati penonton. Dalam tulisan Xie Zheng, ia mengungkapkan perubahan pandangannya terhadap hidup, mengakui bahwa cinta Changyu memberi arti baru pada keberadaannya. Sementara Changyu menuliskan kenangan masa kecilnya dan tekad untuk melanjutkan kehidupan meski setelah kehilangan orang tua.
Reaksi Penonton dan Media
Berbeda dengan kritik sebelumnya, “Pursuit of Jade” menerima sambutan positif dari sebagian besar penonton. Banyak yang memuji pertumbuhan emosional Zhang Linghe, mencatat bahwa ia berhasil menampilkan rentang emosi yang lebih luas, terutama pada adegan‑adegan perang yang menegangkan. Kritik yang masih ada berkisar pada penampilan riasan yang dianggap tidak sesuai dengan karakter jenderal, namun hal tersebut justru menjadi bahan perbincangan yang meningkatkan popularitas drama.
Media hiburan domestik menyoroti transformasi Zhang sebagai contoh aktor yang belajar dari kegagalan. Beberapa kolumnis menilai bahwa “Pursuit of Jade” menjadi batu loncatan penting bagi kariernya, memperlihatkan kemampuan adaptasi dan kedewasaan dalam menangani peran yang lebih kompleks.
Masa Depan Zhang Linghe
Dengan penilaian publik yang kini beragam, masa depan Zhang Linghe tampak lebih terbuka. Pihak manajemen menyatakan bahwa aktor tersebut sedang menyiapkan proyek baru yang akan menantang kemampuan aktingnya lebih jauh. Sementara itu, jaringan sosial menunjukkan peningkatan jumlah pengikut, menandakan bahwa popularitas visualnya tetap kuat.
Secara keseluruhan, perjalanan Zhang Linghe mencerminkan dinamika industri hiburan China, di mana tekanan visual dapat berbalik menjadi peluang bagi pertumbuhan profesional. Jika ia terus mengasah kemampuan akting dan menghindari kontroversi yang tidak perlu, ia berpotensi mengukir posisi yang lebih stabil di antara aktor‑aktor generasi muda.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet