LintasWarganet.com – 16 Mei 2026 | Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan kekhawatirannya bahwa Moskow sedang merencanakan serangan ke negara‑negara anggota NATO dengan memanfaatkan wilayah Belarus sebagai pijakan. Dalam pernyataan terbarunya, Zelensky menilai bahwa Rusia berupaya menarik Belarus lebih dalam ke dalam konflik yang sudah berlangsung di Ukraina, sehingga meningkatkan risiko penyebaran perang ke kawasan Eropa Barat.
Berikut beberapa poin penting yang diutarakan Zelensky terkait situasi ini:
- Rusia berusaha memperkuat hubungan militer dengan pemerintah Belarus, termasuk penempatan sistem pertahanan dan latihan bersama.
- Belarus, sebagai negara sahabat Moskow, dapat menjadi basis logistik dan titik peluncuran bagi operasi militer yang menargetkan negara NATO di perbatasan.
- Negara‑negara NATO yang berbatasan langsung dengan Belarus, seperti Lithuania dan Polandia, berada pada posisi paling rentan.
Analisis para ahli keamanan menilai bahwa penggunaan Belarus sebagai landasan serangan akan memperluas zona konflik dan memaksa NATO untuk mengaktifkan Pasal 5, yang menyatakan bahwa serangan terhadap satu anggota dianggap sebagai serangan terhadap semua.
Berikut gambaran singkat tentang negara‑negara NATO yang berbatasan dengan Belarus dan potensi implikasi keamanan masing‑masing:
| Negara NATO | Batas Dengan Belarus | Potensi Risiko |
|---|---|---|
| Lithuania | Berbatasan utara | Ancaman serangan darat dan udara; tekanan pada infrastruktur energi. |
| Polandia | Berbatasan barat | Risiko infiltrasi militer dan peningkatan aktivitas intelijen. |
Zelensky menutup dengan menyerukan komunitas internasional untuk meningkatkan dukungan militer dan diplomatik kepada Ukraina serta memperkuat pertahanan kolektif NATO. Ia menegaskan bahwa setiap langkah agresi Rusia yang melibatkan Belarus harus dihadapi dengan kesatuan dan ketegasan yang sama, demi menjaga stabilitas regional dan mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet