LintasWarganet.com – 11 Mei 2026 | Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan pentingnya menampilkan integritas hukum dalam proses persidangan kasus mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Andrie Yunus. Ia menyampaikan hal tersebut dalam sebuah pernyataan resmi yang dihubungkan dengan agenda sidang lanjutan yang dijadwalkan beberapa minggu ke depan.
Berikut poin‑poin utama yang disorot Yusril dalam pernyataannya:
- Sidang harus dilaksanakan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
- Setiap keputusan harus didasarkan pada bukti dan fakta yang sah, bukan pada pertimbangan politik.
- Pihak terkait diharapkan menahan diri dari komentar publik yang dapat memengaruhi proses peradilan.
- Integritas hukum menjadi cerminan kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Kasus Andrie Yunus, yang melibatkan dugaan korupsi dalam proyek energi, telah menjadi sorotan publik sejak awal penyelidikannya. Yusril menambahkan bahwa penyelesaian kasus ini tidak hanya penting bagi pihak yang bersangkutan, tetapi juga bagi upaya pemberantasan korupsi secara keseluruhan di Indonesia.
Ia juga mengingatkan bahwa penegakan hukum yang konsisten akan menjadi contoh bagi pejabat publik lainnya, sehingga menumbuhkan budaya kepatuhan hukum di seluruh lapisan pemerintahan.
Dengan menekankan integritas hukum, Yusril berharap proses persidangan dapat menghasilkan putusan yang adil, sekaligus mengirim sinyal kuat bahwa tidak ada ruang bagi penyalahgunaan kekuasaan di Indonesia.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet