Willem II Tundukkan Almere City 2-0, Tiket Final Playoff Promosi Eredivisie Terbuka!
Willem II Tundukkan Almere City 2-0, Tiket Final Playoff Promosi Eredivisie Terbuka!

Willem II Tundukkan Almere City 2-0, Tiket Final Playoff Promosi Eredivisie Terbuka!

LintasWarganet.com – 18 Mei 2026 | Dalam laga penentuan semifinal playoff promosi ke Eredivisie yang digelar di Koning Willem II Stadion, Tilburg, Willem II berhasil menumpas Almere City dengan skor meyakinkan 2-0. Kemenangan ini memastikan Tricolores melaju ke final playoff, di mana mereka akan berhadapan dengan pemenang antara FC Volendam dan Telstar untuk mengamankan tempat di kasta tertinggi sepak bola Belanda.

Jalannya Pertandingan

Babak pertama berlangsung relatif sepi. Kedua tim menciptakan peluang, namun belum ada yang berhasil mengubah papan skor. Menit ke-11, Almere City sempat mendekat ketika striker Marley Dors menembak namun terdeteksi offside, sehingga gol tidak diakui. Beberapa menit kemudian, kiper Willem II, Tristan Kuijsten, melakukan penyelamatan krusial atas tembakan Devin Haen yang hampir melesat ke sudut kanan gawang.

Kesempatan terbesar di babak pertama datang bagi Julian Rijkhoff dari Almere City, yang menerima umpan Boyd Reith dan menembak keras, namun bola berhasil dihalau oleh kiper lawan. Di sisi lain, Finn Stam, bek kanan Willem II, hampir mencetak gol lewat tembakan yang memantul pada tiang gawang lawan.

Babak Kedua dan Gol Penentu

Memasuki babak kedua, tekanan semakin terasa. Pada menit ke-60, keeper Almere City membuat kesalahan fatal; ia gagal mengontrol bola setelah menangkep umpan, memungkinkan penyerang Willem II, Uriël van Aalst, mengambil alih dan melepaskan tembakan yang tak terhalang ke sudut kiri bawah gawang. Gol pertama ini membuka kepercayaan diri tim tamu dan menambah tekanan pada Almere City.

Setelah gol tersebut, Almere City berusaha bangkit dengan serangkaian serangan, termasuk peluang dari Ferdy Druijf yang hampir memanfaatkan sundulan dari sudut tendangan sudut. Namun, disiplin pertahanan Willem II tetap terjaga, dipimpin oleh bek kiri Nathan Tjoe-A-On yang memberikan empat intersepsi penting serta satu tekel bersih.

Puncak aksi terjadi pada menit ke-85 ketika pemain pengganti Willem II, Amine Et-Taïbi, mengeksekusi volé keras yang menembus jaringan pertahanan Almere City, menjadikan skor akhir 2-0. Gol ini menutup rapat usaha Almere City untuk menyamakan kedudukan.

Insiden Kartu Merah

Di menit-menit akhir, pertandingan semakin dramatis ketika Milan de Haan, pemain pengganti Almere City, melakukan tekel keras terhadap Calvin Twigt. Wasit Alex Bos tidak ragu mengeluarkan kartu merah, membuat Almere City bermain dengan sepuluh orang di sisa pertandingan. Insiden ini semakin mempertegas dominasi Willem II dan menutup peluang kebangkitan bagi tim tuan rumah.

Statistik Kunci

  • Skor akhir: Willem II 2-0 Almere City
  • Agregat semifinal: Willem II 3-0 Almere City
  • Gol: Uriël van Aalst (60′), Amine Et-Taïbi (85′)
  • Kartu merah: Milan de Haan (Almere City)
  • Rating pemain teratas: Nathan Tjoe-A-On (7,1), Amine Et-Taïbi (6,8)

Dengan kemenangan ini, Willem II menatap final playoff yang dijadwalkan pada dua leg pada akhir pekan mendatang. Jika berhasil mengalahkan pemenang antara FC Volendam atau Telstar, klub dari Tilburg akan kembali mengisi jajaran Eredivisie setelah sekian tahun terpuruk di Keuken Kampioen Divisie.

Almere City, di sisi lain, harus menerima nasib kembali ke divisi kedua. Meskipun menguasai penguasaan bola lebih tinggi pada sebagian besar pertandingan, kekurangan klinikal dan kesalahan individu menjadi penyebab utama kegagalan mereka.

Secara keseluruhan, pertandingan ini menegaskan kualitas mental dan taktik Willem II dalam situasi tekanan tinggi. Penampilan solid di lini belakang, kontribusi penting dari pemain sayap kanan Finn Stam, serta penyelesaian akhir yang tajam dari Et-Taïbi menjadi faktor penentu kemenangan.

Ke depan, mata para penggemar akan tertuju pada final playoff. Bila Willem II berhasil meraih promosi, mereka akan menambah sejarah panjang partisipasi di Eredivisie, yang pertama kali dimulai pada 1956 dan terus berlanjut hingga kini.