LintasWarganet.com – 14 Juni 2026 | Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Irene Umar, menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam memajukan industri esports sebagai salah satu pilar utama ekonomi kreatif Indonesia. Dalam sebuah pernyataan resmi, ia menyampaikan bahwa esports tidak hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan juga platform strategis untuk kolaborasi lintas sektor kreatif, seperti seni visual, musik, desain, dan konten digital.
Berbagai langkah konkret yang direncanakan meliputi:
- Penyediaan arena esports bersertifikat di tiap provinsi untuk memperluas akses pemain lokal.
- Kolaborasi dengan lembaga pendidikan tinggi dalam menyusun kurikulum khusus pengembangan game dan manajemen turnamen.
- Pemberian hibah bagi startup kreatif yang mengembangkan teknologi terkait, seperti streaming, analitik data, dan realitas virtual.
- Penyelenggaraan festival tahunan yang menggabungkan pertunjukan seni, musik, dan kompetisi esports untuk menarik audiens multisegment.
- Pembentukan tim ahli yang berfungsi sebagai konsultan bagi pelaku industri dalam mengoptimalkan model bisnis dan monetisasi.
Irene juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, swasta, dan komunitas gamer. “Kolaborasi yang kuat akan menghasilkan inovasi produk, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan membuka peluang ekspor konten digital Indonesia,” ujar ia.
Selain itu, pemerintah berencana memperkuat regulasi terkait hak kekayaan intelektual (HKI) dan perlindungan data pemain, guna menciptakan iklim usaha yang aman dan berkelanjutan. Dengan langkah‑langkah ini, diharapkan esports tidak hanya menjadi hiburan, melainkan motor penggerak utama bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di masa depan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet