LintasWarganet.com – 13 Juni 2026 | Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga), Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, menekankan pentingnya peran pemerintah dalam mendorong partisipasi anak-anak serta penyandang disabilitas dalam kegiatan seni. Dalam konferensi pers yang diselenggarakan pada awal pekan ini, sang menteri menilai bahwa kebijakan yang tepat dapat menjadikan seni sebagai sarana inklusi sosial yang efektif.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah tengah merumuskan serangkaian program yang menargetkan peningkatan akses dan kualitas seni bagi kelompok yang selama ini terpinggirkan. Beberapa langkah utama yang diungkapkan antara lain:
- Mengoptimalkan aksesibilitas fasilitas seni publik, termasuk penyediaan ramp, lift, dan perlengkapan audio‑visual yang ramah difabel.
- Memberikan beasiswa khusus bagi seniman muda penyandang disabilitas yang menunjukkan potensi kreatif tinggi.
- Integrasi kurikulum seni inklusif ke dalam sistem pendidikan dasar dan menengah, sehingga anak-anak dengan kebutuhan khusus dapat belajar bersama teman sebayanya.
- Penyediaan pelatihan bagi guru dan pelatih seni tentang metode pengajaran yang adaptif dan responsif terhadap beragam kemampuan.
Selain dukungan struktural, sang menteri menekankan pentingnya perubahan persepsi masyarakat. “Seni bukan hanya hiburan, melainkan medium yang dapat mengangkat kepercayaan diri, mengurangi stigma, dan memperkuat identitas budaya bagi setiap individu,” ujarnya. Ia mengajak semua pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem seni yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing internasional.
Dengan langkah-langkah konkret yang telah direncanakan, diharapkan partisipasi anak dan penyandang disabilitas dalam dunia seni akan semakin meningkat, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan budaya nasional.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet