Veda Ega Pratama Cetak Lompatan Besar di Moto3 Ceko 2026: Dari Grid 20 ke Posisi 5 dan Target Lebih Tinggi
Veda Ega Pratama Cetak Lompatan Besar di Moto3 Ceko 2026: Dari Grid 20 ke Posisi 5 dan Target Lebih Tinggi

Veda Ega Pratama Cetak Lompatan Besar di Moto3 Ceko 2026: Dari Grid 20 ke Posisi 5 dan Target Lebih Tinggi

LintasWarganet.com – 25 Juni 2026 | Rider muda berusia 17 tahun dari Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, menorehkan penampilan yang mengundang pujian pada Grand Prix Moto3 Republik Ceko 2026 yang diselenggarakan di Sirkuit Automotodrom Brno pada Minggu, 21 Juni 2026. Meski memulai balapan dari posisi start ke-20 karena hukuman 12 posisi pada sesi kualifikasi, Veda berhasil melaju hingga menempati urutan kelima di garis finis, mencatat peningkatan 15 posisi selama perlombaan.

Perjalanan Balapan di Brno

Setelah lampu merah padam, Veda langsung melakukan aksi agresif, melompat dari barisan paling belakang ke posisi ke-11 pada lap pertama. Pada lap ketiga, ia sudah berada di peringkat ketujuh, dan pada lap kelima masuk ke grup yang bersaing untuk podium. Di tengah persaingan ketat dengan lima pembalap lain yang semuanya menunggangi motor KTM, Veda sempat menempati posisi keempat, namun terpaksa turun ke posisi keenam sebelum kembali naik menjadi kelima pada akhir balapan.

Keberhasilan ini menjadi bukti kemampuan adaptasi Veda pada sirkuit baru serta kemampuan mengeksekusi strategi balapan meski berada dalam tim dengan motor Honda yang secara umum masih kalah daya saing dibandingkan KTM pada musim 2026.

Evaluasi Konsistensi dan Pelajaran Berharga

Setelah menutup lomba, Veda menegaskan pentingnya konsistensi dalam mempertahankan performa pada lap-lap penentu. “Untuk lap terakhir, saya masih perlu banyak meningkatkan diri. Banyak pembalap memiliki pengalaman lebih banyak daripada saya,” ujarnya dalam konferensi pers pada Rabu, 24 Juni 2026. Penekanan pada konsistensi ini muncul setelah ia mengalami fluktuasi posisi pada putaran akhir, yang menyoroti kebutuhan akan pengelolaan tekanan mental dan taktik balapan yang lebih matang.

Tim teknis Honda Team Asia pun segera melakukan evaluasi bersama Veda. Ia menguraikan rasa yang dirasakannya sepanjang balapan, sementara insinyur meninjau data telemetry motor SF250RW untuk menemukan area peningkatan, terutama dalam hal akselerasi keluar tikungan dan stabilitas pada lurusan panjang.

Strategi Tim Menuju Seri Belanda

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menyatakan bahwa performa Veda di Brno menjadi modal penting menjelang Grand Prix Moto3 Belanda di Sirkuit Assen. “Kami akan memusatkan perhatian pada seri berikutnya, mengoptimalkan setelan motor, dan memperkuat strategi overtaking,” kata Aoyama. Ia menambahkan bahwa hasil Veda yang naik dari posisi 20 ke 5 merupakan indikasi bahwa rider muda tersebut memiliki potensi untuk bersaing di papan atas bila dukungan teknis terus ditingkatkan.

Selain Veda, rekan setimnya, Zen Mitani, yang finis di posisi 19, juga menunjukkan perkembangan positif. Kedua pembalap ini diharapkan dapat saling berbagi pengalaman mengenai karakteristik sirkuit Brno yang berliku serta persaingan ketat dengan motor KTM.

Tantangan Honda vs KTM dalam Musim 2026

  • KTM mendominasi delapan dari sepuluh pembalap teratas di klasemen sementara, menandakan keunggulan mesin dan pengaturan chassis.
  • Honda hanya memiliki Veda di posisi kelima dan Guido Pini di posisi kesepuluh, menegaskan perlunya inovasi pada motor SF250RW.
  • Tim Honda fokus pada peningkatan output tenaga pada putaran menengah serta pengurangan berat total untuk menutup kesenjangan dengan KTM.

Meski demikian, Veda menilai bahwa Honda memiliki keunggulan pada handling yang dapat dieksploitasi pada lintasan berbelok tajam seperti Brno. Ia berharap tim dapat memaksimalkan keunggulan tersebut di sirkuit berikutnya, khususnya di Assen yang terkenal dengan kombinasi lurus panjang dan tikungan cepat.

Kesimpulannya, performa impresif Veda Ega Pratama di Moto3 Republik Ceko menegaskan bahwa konsistensi, kemampuan mengelola tekanan, serta dukungan teknis yang tepat menjadi kunci utama bagi pembalap muda untuk bersaing di level internasional. Dengan fokus pada perbaikan motor dan strategi balapan, tim Honda Team Asia menatap seri Belanda dengan optimisme tinggi, berharap Veda dapat kembali meningkatkan posisi finis dan memperkuat posisi Indonesia di panggung Moto3 dunia.