LintasWarganet.com – 08 Mei 2026 | Setelah melakukan audiensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Menteri Sosial (Mensos) menegaskan bahwa tidak terdapat kebocoran anggaran sebesar Rp27 miliar yang dialokasikan untuk pengadaan sepatu bagi siswa sekolah negeri. Pemeriksaan yang dilakukan KPK dan tim internal Kementerian Sosial menunjukkan bahwa proses pengadaan berjalan sesuai prosedur dan tidak ada indikasi penyalahgunaan dana.
Pengadaan sepatu ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan siswa di seluruh Indonesia, terutama di daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp27 miliar, yang dijadwalkan akan menyalurkan sepatu kepada jutaan pelajar selama dua tahun ke depan.
Langkah-langkah yang diambil Mensos
- Melakukan verifikasi dokumen kontrak dan faktur dengan tim audit internal.
- Mengadakan pertemuan koordinasi dengan KPK untuk meninjau temuan sementara.
- Menyiapkan laporan transparansi yang akan dipublikasikan secara rutin kepada publik.
- Mengimplementasikan sistem e‑procurement yang terintegrasi untuk meminimalisir risiko korupsi.
Mensos menambahkan bahwa kementerian berkomitmen untuk terus meningkatkan mekanisme pengawasan, termasuk penggunaan teknologi informasi yang dapat memantau alur anggaran secara real‑time. “Kami tidak akan menoleransi penyimpangan apa pun dalam penggunaan dana publik,” ujar beliau dalam pernyataan resmi.
Selain itu, KPK menyatakan bahwa hasil audit sementara akan menjadi dasar untuk rekomendasi perbaikan prosedur di masa mendatang. Kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan kerja sama dalam rangka memastikan semua program bantuan pemerintah dapat berjalan efektif dan akuntabel.
Pengawasan yang ketat ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan anggaran negara, khususnya dalam program sosial yang langsung menyentuh kesejahteraan anak-anak di sekolah.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet