UPN Veteran Yogyakarta Buka Seleksi Rektor 2026-2030, Janjikan Transparansi dan Transformasi Global
UPN Veteran Yogyakarta Buka Seleksi Rektor 2026-2030, Janjikan Transparansi dan Transformasi Global

UPN Veteran Yogyakarta Buka Seleksi Rektor 2026-2030, Janjikan Transparansi dan Transformasi Global

LintasWarganet.com – 28 Mei 2026 | Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta resmi mengumumkan pembukaan proses seleksi rektor periode 2026-2030, menandai babak baru bagi institusi yang selama ini berpegang pada nilai bela negara. Pengumuman resmi tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 03/UN62/PPR/2026 dan menegaskan komitmen universitas untuk melaksanakan pemilihan secara terbuka, akuntabel, serta berbasis integritas.

Rangka Waktu dan Mekanisme Seleksi

Masa jabatan rektor saat ini, Mohamad Irhas Effendi, akan berakhir pada Oktober 2026. Seleksi calon rektor dimulai sejak awal 2024 dengan tahapan pendaftaran, verifikasi dokumen, wawancara, hingga penetapan oleh Dewan Pengawas Universitas. Seluruh proses dijamin transparan melalui publikasi agenda, dokumen persyaratan, serta hasil evaluasi yang dapat diakses oleh publik.

Pernyataan Ketua Panitia Pemilihan

Eko Teguh Paripurno, Ketua Panitia Pemilihan Rektor (PPR) UPN Veteran Yogyakarta, menegaskan bahwa jabatan tertinggi ini terbuka bagi seluruh PNS yang memenuhi kualifikasi akademik dan manajerial. “Kami mengundang putra‑putri terbaik bangsa, khususnya para akademisi yang memiliki komitmen tinggi, untuk berpartisipasi dalam proses pemilihan ini, serta membawa UPN Yogyakarta bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing global, dan tetap teguh memegang nilai‑nilai bela negara,” ujarnya.

Kriteria Utama Calon Rektor

  • Memiliki gelar Doktor (S3) dari program studi yang diakui.
  • Mengemban jabatan fungsional minimal lektor kepala.
  • Pengalaman manajerial minimal dua tahun sebagai ketua jurusan, ketua lembaga, atau jabatan setara di perguruan tinggi negeri.
  • Bagi calon dari lingkungan instansi pemerintah, harus memiliki pengalaman sebagai pimpinan tinggi pratama atau pejabat eselon IIA.
  • Memiliki rekam jejak integritas, tidak terlibat kasus hukum, serta berkomitmen pada nilai‑nilai kebangsaan.

Visi dan Misi yang Diharapkan

Para calon diharapkan mampu menuntun UPN Veteran Yogyakarta menuju tiga pilar utama: peningkatan mutu akademik, penguatan riset berorientasi pada kebutuhan pembangunan nasional, serta ekspansi kerja sama internasional. Selain itu, fokus pada peningkatan kesejahteraan dosen dan tenaga kependidikan serta penerapan sistem digitalisasi dalam administrasi kampus menjadi agenda strategis.

Transparansi dan Integritas dalam Setiap Tahap

Untuk memastikan tidak ada ruang bagi praktik nepotisme atau korupsi, panitia mengimplementasikan beberapa mekanisme kontrol, antara lain:

  1. Pemeriksaan latar belakang (background check) secara independen oleh lembaga auditor eksternal.
  2. Penggunaan sistem daring yang mencatat setiap tahapan pendaftaran dan penilaian secara real‑time.
  3. Pengawasan langsung dari Dewan Pengawas Universitas serta laporan publik bulanan yang dapat diakses melalui portal resmi UPN Veteran Yogyakarta.

Dengan langkah‑langkah ini, proses pemilihan diharapkan menjadi contoh terbaik bagi institusi pendidikan tinggi lainnya di Indonesia.

Secara keseluruhan, pembukaan seleksi rektor baru ini tidak hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga simbol komitmen UPN Veteran Yogyakarta dalam mewujudkan pendidikan yang berlandaskan pada transparansi, integritas, dan semangat kebangsaan. Diharapkan, kepemimpinan baru yang terpilih dapat membawa universitas ke tingkat keunggulan yang lebih tinggi, menjawab tantangan global, serta memperkuat peranannya sebagai garda terdepan dalam pembangunan nasional.