LintasWarganet.com – 03 April 2026 | United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menyelenggarakan upacara penghormatan terakhir pada Kamis, 2 April, untuk mengenang tiga anggota TNI yang tewas dalam insiden di wilayah Lebanon.
Acara tersebut dilaksanakan di kompleks UNIFIL, dengan dihadiri perwakilan militer Lebanon, perwakilan Kedutaan Besar Indonesia, serta para keluarga almarhum. Selama upacara, bendera Indonesia dikibarkan setengah tiang, dan penghormatan senjata dilakukan secara serentak.
Ketiga prajurit yang gugur adalah:
- Letnan (Inf) Ahmad Fadhil, 27 tahun, dari Satuan Infanteri 001/ABRI.
- Sersan (Inf) Budi Santoso, 32 tahun, dari Batalyon Infanteri 001/ABRI.
- Staf Pusat (Inf) Rudi Hartono, 29 tahun, dari Kompi Bantuan Medis UNIFIL.
Mereka tewas pada serangan bersenjata yang terjadi pada tanggal 28 Maret 2024 di zona operasional UNIFIL, ketika pasukan keamanan setempat menembaki kendaraan patroli TNI.
Pejabat tinggi TNI menegaskan komitmen Indonesia untuk tetap berkontribusi dalam misi perdamaian PBB, meski menghadapi risiko tinggi. “Kami berduka atas kehilangan saudara-saudara kami, namun kami tetap akan menjalankan tugas dengan profesionalisme,” ujar Letnan Jenderal TNI Andika Perkasa dalam pernyataan resmi.
Pemerintah Lebanon menyampaikan rasa duka cita dan menjanjikan investigasi menyeluruh terhadap insiden tersebut. Sementara itu, komunitas internasional menyambut baik upacara tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa prajurit yang gugur dalam tugas perdamaian.
Upacara berakhir dengan pelepasan bunga putih ke makam simbolik yang disiapkan di area UNIFIL, menandai akhir ritual penghormatan dan menegaskan kembali tekad Indonesia untuk terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet