LintasWarganet.com – 13 Juni 2026 | Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) melaporkan peningkatan signifikan aktivitas militer Israel di zona operasi yang berada di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pengamatan tersebut mencakup serangkaian tindakan yang meliputi pergerakan pasukan, penggunaan senjata berat, serta penempatan peralatan militer di wilayah yang sebelumnya tidak terlalu dipantau.
- Pergerakan unit infanteri dan kendaraan lapis baja yang melintasi zona demiliterisasi.
- Pemakaian meriam artileri dan sistem pertahanan udara dalam jarak dekat dengan pos-pos pengawasan PBB.
- Pemasangan sistem komunikasi dan logistik yang menandai kehadiran jangka panjang.
UNIFIL menegaskan bahwa semua pihak wajib menghormati resolusi PBB yang melarang aktivitas militer di wilayah operasi mereka. Kegagalan mematuhi ketentuan ini dapat berujung pada tindakan penegakan hukum internasional.
Selain itu, UNIFIL juga menambahkan bahwa mereka terus memantau situasi dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh, patroli darat, dan koordinasi dengan otoritas lokal. Upaya ini bertujuan untuk mencegah terjadinya insiden yang dapat memperburuk ketegangan antara kedua negara.
Komunitas internasional, termasuk negara‑negara anggota PBB, diharapkan memberikan dukungan politik dan diplomatik untuk menekan semua pihak agar menurunkan intensitas militer dan kembali ke jalur dialog. Penyelesaian damai tetap menjadi prioritas utama demi keamanan regional.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet