LintasWarganet.com – 19 Juni 2026 | Pada Rabu, 17 Juni 2024, sebuah perusahaan pertahanan asal Ukraina dan mitra Jerman menandatangani nota kesepahaman untuk mengembangkan sistem pertahanan antirudal balistik bersama. Kesepakatan ini menandai langkah penting dalam upaya memperkuat pertahanan Ukraina terhadap ancaman rudal balistik.
Kerjasama meliputi penelitian bersama, pengujian prototipe, serta produksi komponen utama. Sistem yang direncanakan akan menggabungkan radar deteksi awal Ukraina dengan teknologi interceptor buatan Jerman, termasuk kemungkinan penggunaan sistem IRIS‑T SLM atau elemen dari platform Patriot.
Beberapa tujuan utama proyek antara lain:
- Meningkatkan kemampuan deteksi dan intersepsi rudal balistik jangka pendek dan menengah.
- Mengintegrasikan sistem pertahanan udara yang sudah ada di Ukraina dengan teknologi Barat.
- Menjamin interoperabilitas dengan jaringan pertahanan NATO.
Pembiayaan diperkirakan akan dibagi antara pemerintah Ukraina, pemerintah Jerman, serta dukungan tambahan dari aliansi NATO. Prototipe pertama diharapkan siap pada akhir 2027, dengan fase uji coba lapangan dijadwalkan pada awal 2029 sebelum pemasangan secara operasional.
Pengembangan sistem ini diharapkan tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah Ukraina, tetapi juga memperdalam hubungan strategis antara Kyiv dan Berlin dalam bidang keamanan dan teknologi militer.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet