LintasWarganet.com – 14 Mei 2026 | Uni Emirat Arab (UEA) secara tegas menolak pernyataan yang disampaikan oleh kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang menyebutkan bahwa sang pemimpin secara rahasia mengunjungi negara Teluk tersebut selama konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri UEA menegaskan bahwa tidak ada kunjungan resmi maupun tidak resmi yang dilakukan oleh Netanyahu ke Abu Dhabi atau wilayah UEA lainnya dalam periode tersebut. Menurutnya, setiap kunjungan tingkat tinggi akan tercatat secara terbuka mengingat hubungan diplomatik yang telah resmi terjalin sejak penandatanganan Abraham Accords pada 2020.
Pernyataan tersebut dilontarkan sebagai respons atas laporan media yang mengaitkan Netanyahu dengan kunjungan rahasia yang konon bertujuan membahas strategi militer. Kementerian menolak keras dugaan tersebut dan menuntut adanya bukti konkret sebelum tuduhan semacam itu disebarkan.
- Hubungan bilateral UEA‑Israel telah resmi sejak 2020 dan tidak ada catatan kunjungan tertutup.
- Setiap pertemuan resmi biasanya diumumkan melalui kanal diplomatik resmi.
- Pernyataan ini diharapkan dapat mencegah penyebaran rumor yang dapat mengganggu stabilitas kawasan.
Dengan menegaskan posisi tersebut, UEA berupaya menjaga kepercayaan publik dan mitra internasionalnya bahwa kebijakan luar negeri negara tersebut tetap transparan dan konsisten dengan komitmen yang telah disepakati.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet