Trump Perpanjang Gencatan Senjata Sepihak, DPR Khawatir Ancaman Krisis Energi Berlarut

LintasWarganet.com – 22 April 2026 | Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini memperpanjang gencatan senjata secara sepihak dalam konflik yang tengah berlangsung, menimbulkan spekulasi internasional mengenai dampak geopolitik, terutama pada sektor energi.

Dalam sidang Komisi Energi DPR RI di Jakarta, para anggota mengungkapkan keprihatinan serius mengenai potensi krisis energi yang dapat berlarut lama. Mereka menyoroti tiga faktor utama:

  • Keterbatasan cadangan energi domestik yang membuat Indonesia masih sangat bergantung pada impor minyak mentah.
  • Fluktuasi harga minyak dunia yang dipicu oleh ketidakstabilan geopolitik, termasuk keputusan gencatan senjata yang bersifat unilateral.
  • Kurangnya diversifikasi sumber energi terbarukan yang belum dapat menutup kebutuhan konsumsi nasional.

Anggota Komisi Energi, Budi Santoso, menegaskan bahwa perpanjangan gencatan senjata ini dapat memperpanjang ketidakpastian pasokan minyak, sehingga menambah tekanan pada harga dalam negeri. Ia meminta pemerintah mempercepat langkah strategis, antara lain meningkatkan cadangan strategis minyak, memperluas kontrak jangka panjang dengan negara pemasok, serta memperkuat kebijakan energi terbarukan.

DPR juga meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyajikan proyeksi skenario pasokan energi selama 12 bulan ke depan, termasuk dampak potensial dari kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Hal ini diharapkan membantu legislatif merumuskan kebijakan yang lebih adaptif dan mengurangi risiko krisis energi yang berkepanjangan.