LintasWarganet.com – 02 April 2026 | Barak Obama. Sejumlah pejabat Amerika Serikat, termasuk mantan presiden Donald Trump, mengumumkan bahwa Iran telah mengalami keruntuhan total setelah serangkaian operasi militer bersama Israel. Pernyataan tersebut menimbulkan gegar di dunia internasional, terutama di kawasan Timur Tengah yang sudah tegang.
Namun, analis politik dan pakar keamanan regional menegaskan bahwa realitas di lapangan justru menunjukkan Iran masih kuat, bahkan mungkin semakin resilien. Menurut Dr. Ahmad Rahman, dosen Hubungan Internasional Universitas Indonesia, klaim kehancuran Iran tidak didukung oleh bukti konkret di lapangan.
- Iran masih mempertahankan infrastruktur militer penting, termasuk fasilitas rudal balistik.
- Program nuklirnya terus berlanjut meski ada tekanan sanksi.
- Pengaruh politik Tehran di Suriah, Lebanon, dan Yaman tetap signifikan.
Dr. Rahman menambahkan bahwa serangan militer terkadang justru memperkuat narasi internal Iran, memicu semangat kebangsaan dan meningkatkan dukungan terhadap rezim. “Kegagalan eksternal dapat menjadi pemicu bagi pemerintah Iran untuk memperkuat kontrol domestik dan mempercepat proyek-proyek strategis,” ujarnya.
Para ahli juga mencatat bahwa Amerika Serikat dan Israel belum mengungkapkan secara lengkap hasil operasional mereka. Data intelijen yang tersedia masih bersifat terbatas, sementara media independen melaporkan adanya kerusakan terbatas pada instalasi militer tertentu.
Di sisi lain, kebijakan luar negeri Amerika Serikat yang berfokus pada tekanan ekonomi melalui sanksi masih menjadi senjata utama. Namun, efek sanksi tersebut belum sepenuhnya mematahkan kemampuan Iran untuk mengakses teknologi militer melalui jaringan pasar gelap.
Para pengamat menilai bahwa dinamika geopolitik di Timur Tengah akan tetap kompleks. Amerika Serikat perlu menyeimbangkan antara tindakan militer dan diplomasi, sementara Iran kemungkinan akan terus memperkuat aliansi regionalnya.
Dengan demikian, klaim kehancuran total Iran yang diutarakan oleh Trump tampak berlebihan. Realitas di lapangan menunjukkan Iran masih memiliki kapasitas militer dan politik yang cukup kuat untuk mempertahankan posisinya di kawasan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet