Tokocrypto nilai penurunan transaksi kripto RI imbas tekanan global

LintasWarganet.com – 11 Mei 2026 | CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengungkapkan bahwa platform pertukaran kripto terbesar di Indonesia mengalami penurunan signifikan dalam nilai transaksi selama beberapa minggu terakhir. Menurut data internal, total nilai transaksi pada bulan April 2024 turun sekitar 30% dibandingkan dengan bulan Maret, mencerminkan dampak dari tekanan pasar global.

Beberapa faktor utama yang diidentifikasi Kizana meliputi:

  • Penurunan harga aset kripto secara global: Harga Bitcoin, Ethereum, dan altcoin utama mengalami penurunan ganda digit sejak akhir tahun 2023, menurunkan kepercayaan investor.
  • Kebijakan moneter internasional: Kenaikan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat dan Eropa mengalihkan aliran likuiditas dari aset berisiko ke instrumen yang lebih aman.
  • Regulasi yang semakin ketat: Beberapa negara memperketat regulasi kripto, termasuk pembatasan iklan dan persyaratan KYC yang lebih ketat, memicu penurunan aktivitas perdagangan.
  • Sentimen pasar domestik: Investor Indonesia menanggapi gejolak global dengan mengalihkan sebagian dana ke aset tradisional seperti emas dan deposito.

Kizana menekankan bahwa penurunan ini bersifat sementara dan menegaskan komitmen Tokocrypto untuk meningkatkan layanan, termasuk peluncuran produk edukasi dan fitur keamanan tambahan. “Kami terus berinvestasi dalam teknologi keamanan dan kemitraan strategis untuk memastikan ekosistem kripto Indonesia tetap kompetitif,” katanya.

Selain itu, Tokocrypto berencana memperluas jangkauan layanan lintas‑border, mengingat potensi pertumbuhan pasar Asia Tenggara yang masih kuat. Platform juga akan memperkuat program loyalitas untuk menarik kembali trader yang telah beralih ke platform lain.

Secara keseluruhan, meskipun nilai transaksi menurun, industri kripto Indonesia tetap berada pada jalur pertumbuhan jangka panjang. Para pelaku pasar diharapkan dapat memanfaatkan volatilitas saat ini untuk melakukan penyesuaian strategi investasi.