Tiga Legenda Jazz Indonesia Beraksi Bersama di Buitenjazz
Tiga Legenda Jazz Indonesia Beraksi Bersama di Buitenjazz

Tiga Legenda Jazz Indonesia Beraksi Bersama di Buitenjazz

LintasWarganet.com – 21 Juni 2026 | Baru-baru ini, tiga musisi jazz legendaris IndonesiaErmy Kullit, Deddy Dhukun, dan Mus Mujiono—menyatukan energi mereka dalam satu penampilan memukau di festival Buitenjazz, yang diselenggarakan di Belanda. Pertunjukan ini menandai kolaborasi pertama mereka dalam satu panggung sejak era keemasan jazz Indonesia.

Ermy Kullit, dikenal dengan kemampuan improvisasi saksofonnya yang halus, Deddy Dhukun yang menguasai piano dengan sentuhan klasik sekaligus kontemporer, serta Mus Mujiono, virtuoso gitar dengan gaya fusion, menghidupkan kembali repertoar klasik serta komposisi baru yang dirancang khusus untuk acara tersebut.

Acara yang berlangsung pada tanggal 15 September 2024 di De Nieuwe Kerk, menarik perhatian penonton internasional maupun diaspora Indonesia. Selama dua set, ketiganya menampilkan karya-karya seperti “Bengawan Solo” versi jazz, “Samba de Jakarta”, serta komposisi orisinal yang menggabungkan elemen gamelan dan blues.

  • Ermy Kullit menonjolkan teknik legato pada saksofon tenor, menambah nuansa melankolis pada setiap melodi.
  • Deddy Dhukun mempersembahkan improvisasi piano yang mengalir, menyisipkan motif-motif tradisional Indonesia ke dalam progresi kord modern.
  • Mus Mujiono menyajikan riff gitar yang dinamis, memadukan suara akustik dengan efek elektronik ringan.

Kolaborasi ini tidak hanya menjadi sorotan bagi pecinta musik jazz, tetapi juga menegaskan peran penting musisi Indonesia dalam kancah jazz global. Para penonton memberikan respon antusias, dengan tepuk tangan meriah yang terus bergema hingga akhir pertunjukan.

Selain menampilkan karya musik, ketiganya juga mengadakan sesi diskusi singkat tentang evolusi jazz di Indonesia, menyoroti tantangan industri musik serta pentingnya pendidikan musik bagi generasi muda.

Keberhasilan aksi ini diharapkan dapat membuka peluang lebih banyak bagi musisi Indonesia untuk tampil di panggung internasional, sekaligus memperkuat jaringan kolaborasi lintas negara.