Tesla Konfirmasi Dukungan Fitur Full Self-Driving Supervised untuk Pasar Tiongkok
Tesla Konfirmasi Dukungan Fitur Full Self-Driving Supervised untuk Pasar Tiongkok

Tesla Konfirmasi Dukungan Fitur Full Self-Driving Supervised untuk Pasar Tiongkok

LintasWarganet.com – 21 Mei 2026 | Perusahaan otomotif asal Amerika Serikat, Tesla, resmi mengumumkan bahwa fitur Full Self-Driving (FSD) dalam mode supervised kini akan didukung untuk kendaraan yang dijual di pasar Tiongkok. Pengumuman ini menandai langkah strategis Tesla untuk menyesuaikan teknologi otonomnya dengan regulasi lokal yang menekankan keterlibatan aktif pengemudi.

FSD Supervised adalah varian sistem bantuan mengemudi tingkat lanjut yang tetap mengharuskan pengemudi memperhatikan jalan dan siap mengambil alih kendali kapan saja. Mode ini dirancang untuk memenuhi persyaratan otoritas transportasi Tiongkok yang belum memperbolehkan kendaraan sepenuhnya mengemudi tanpa intervensi manusia.

Berikut beberapa poin utama terkait peluncuran fitur ini:

  • Fungsi utama yang tersedia meliputi autopilot, navigate on autopilot, auto lane change, serta kontrol lampu lalu lintas dan tanda berhenti.
  • Penggunaan tetap memerlukan pengawasan pengemudi; sistem akan memberikan peringatan visual dan audio bila diperlukan intervensi.
  • Fitur akan diaktifkan secara bertahap mulai kuartal ketiga tahun 2024, dengan prioritas pada Model 3, Model Y, serta Model S.
  • Implementasi mencakup integrasi data lokal untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan privasi dan keamanan data Tiongkok.

Strategi ini diharapkan dapat memperkuat posisi Tesla di pasar otomotif listrik terbesar dunia. Dengan menyesuaikan teknologi canggihnya pada kerangka regulasi yang ketat, Tesla berupaya meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus mengurangi risiko penolakan regulatori.

Para analis memperkirakan bahwa kehadiran FSD Supervised dapat meningkatkan penjualan Tesla di Tiongkok hingga 10 persen dalam dua tahun ke depan, terutama di segmen kendaraan premium. Namun, tantangan tetap ada, mengingat persaingan yang ketat dari pemain domestik yang mengembangkan platform otonom seperti Baidu Apollo dan Xiaomi.

Ke depan, Tesla berjanji akan terus memperbaharui sistemnya sesuai dengan evolusi regulasi dan umpan balik pengguna, dengan tujuan akhir menyediakan solusi mengemudi yang aman, efisien, dan sesuai dengan standar lokal.