Temukan Banyak Persoalan saat Sidak SPPG di Wilayah Jakbar, KSP: Dapur Tidak Layak Harus Segera Disuspend

LintasWarganet.com – 12 Mei 2026 | Komisi Standar Pangan (KSP) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah dapur SPPG (Sistem Penyediaan Pangan Gizi) di wilayah Jakarta Barat pada tanggal 26 Mei 2023. Hasil inspeksi mengungkap banyak persoalan yang berpotensi membahayakan kesehatan anak-anak yang menjadi penerima manfaat program tersebut.

Berikut beberapa temuan utama KSP:

  • Sanitasi dapur tidak memadai, terdapat genangan air, sampah menumpuk, dan tidak ada prosedur pencucian peralatan secara teratur.
  • Suhu penyimpanan makanan tidak sesuai standar, sehingga meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.
  • Penggunaan bahan makanan yang tidak terjamin kebersihannya, termasuk sayuran yang belum dicuci bersih.
  • Kekurangan tenaga kerja terlatih; sebagian besar petugas dapur belum mengikuti pelatihan kebersihan pangan yang diwajibkan.
  • Dokumentasi dan catatan produksi tidak lengkap, menyulitkan audit kualitas.

KSP menegaskan bahwa dapur yang tidak memenuhi standar wajib segera ditutup (suspend) sampai perbaikan dilakukan. “Kesehatan anak Indonesia tidak dapat ditawar; dapur yang tidak layak harus dihentikan operasinya demi melindungi konsumen paling rentan,” ujar juru bicara KSP dalam konferensi pers.

Pihak Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Dinas Pendidikan menanggapi temuan ini dengan rencana evaluasi menyeluruh dan penyuluhan intensif kepada pengelola dapur. Mereka berjanji akan mempercepat proses perizinan ulang serta menambah jumlah pelatihan kebersihan bagi staf dapur.

Para orang tua dan masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dengan melaporkan kondisi dapur yang mereka curigai tidak layak. Pengawasan yang ketat diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan SPPG serta memastikan gizi yang diberikan kepada anak-anak tetap aman dan berkualitas.