Tekan Volume Sampah, Kelurahan Cawang Optimalkan Pengolahan Sampah Organik
Tekan Volume Sampah, Kelurahan Cawang Optimalkan Pengolahan Sampah Organik

Tekan Volume Sampah, Kelurahan Cawang Optimalkan Pengolahan Sampah Organik

LintasWarganet.com – 06 Juni 2026 | Pemerintah Kota Jakarta Timur memberikan dukungan penuh kepada Kelurahan Cawang dalam upaya menurunkan volume sampah melalui pengolahan sampah organik yang lebih efisien. Program ini merupakan bagian dari strategi kota untuk mengurangi beban TPA dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

Inisiatif utama yang diimplementasikan meliputi:

  • Pemisahan sampah di sumber dengan menyediakan tempat sampah terpisah untuk organik dan anorganik di setiap rumah tangga serta fasilitas publik.
  • Pembangunan unit pengomposan skala mikro di balai lingkungan setempat, yang dapat menghasilkan kompos siap pakai bagi warga.
  • Penyuluhan dan pelatihan bagi warga mengenai cara mengompos sampah dapur, termasuk teknik pengomposan cepat dan ramah bau.
  • Kemitraan dengan lembaga swadaya masyarakat dan perguruan tinggi untuk riset dan pengembangan produk kompos yang bernilai jual.

Hasil awal menunjukkan penurunan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sebesar sekitar 30 % dibandingkan dengan periode sebelum program berjalan. Selain itu, produksi kompos mencapai rata‑rata 1,2 ton per bulan, yang telah didistribusikan ke pekarangan warga, taman sekolah, dan lahan pertanian kota.

Keberhasilan program ini tidak lepas dari partisipasi aktif warga. Melalui forum lingkungan yang diadakan secara rutin, masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan masukan serta mengusulkan perbaikan. Salah satu contoh inovasi yang muncul adalah penggunaan kantong kompos berbahan biodegradable yang dapat langsung ditanam di kebun.

Ke depan, pemerintah kota berencana memperluas jaringan unit pengomposan ke kelurahan lain serta meningkatkan kapasitas fasilitas yang ada di Cawang. Target jangka menengah adalah mengurangi total volume sampah kota hingga 50 % pada tahun 2030 dengan mengandalkan pengolahan organik, daur ulang, dan energi terbarukan.