Tangis Haru Sambut Kepulangan 9 WNI, Ungkap Pengalaman Penyiksaan Selama 4 Hari oleh Tentara Israel
Tangis Haru Sambut Kepulangan 9 WNI, Ungkap Pengalaman Penyiksaan Selama 4 Hari oleh Tentara Israel

Tangis Haru Sambut Kepulangan 9 WNI, Ungkap Pengalaman Penyiksaan Selama 4 Hari oleh Tentara Israel

LintasWarganet.com – 24 Mei 2026 | Jawa Pos melaporkan bahwa sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang berperan sebagai relawan kemanusiaan kembali tiba di tanah air setelah menjalani empat hari penahanan dan penyiksaan oleh pasukan Israel. Saat kedatangan mereka di bandara, suasana penuh haru tampak jelas ketika keluarga, pejabat, serta warga berkumpul menyambut dengan air mata dan sorakan.

Para relawan mengungkapkan pengalaman mengerikan selama penahanan. Mereka dipaksa merangkak di tanah, menahan rasa sakit akibat kekerasan fisik, serta menyaksikan tindakan kejam yang dilakukan terhadap sesama tahanan. Salah satu relawan menceritakan, “Kami dipaksa merangkak selama berjam‑jam, tanpa alas kaki, dan terus dipantau oleh tentara yang mengintimidasi. Kami juga melihat rekan‑rekan kami dipukuli dan diperlakukan secara tidak manusiawi.”

Berikut kronologi singkat kejadian yang dilaporkan:

  • Hari 1: Penangkapan dan penahanan di sebuah fasilitas militer.
  • Hari 2‑3: Penyiksaan fisik, termasuk pemaksaan merangkak dan perlakuan kasar.
  • Hari 4: Pengakuan saksi internasional tentang penyiksaan, dan permohonan bantuan diplomatik oleh pemerintah Indonesia.
  • Hari 5: Pengembalian para relawan ke Indonesia melalui jalur diplomatik.

Pihak berwenang Indonesia segera menuntut klarifikasi dan pertanggungjawaban atas perlakuan ini. Menteri Luar Negeri menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperjuangkan hak WNI di luar negeri dan meminta pihak Israel menghentikan semua bentuk penyiksaan.

Kepulangan sembilan relawan ini menjadi simbol kegigihan dan harapan bagi seluruh warga Indonesia. Meskipun rasa sakit dan trauma masih menyertai mereka, kehadiran keluarga dan dukungan nasional diharapkan dapat membantu proses pemulihan psikologis.