LintasWarganet.com – 27 April 2026 | Jakarta – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Makarim kembali menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Abdi Waluyo setelah mengalami komplikasi kesehatan yang memerlukan observasi ketat.
Perawatan tersebut bertepatan dengan jadwal sidang pengadilan yang mengusut dugaan korupsi pengadaan Chromebook untuk sekolah negeri. Sidang tetap dilangsungkan tanpa kehadirannya; hakim menegaskan bahwa proses hukum harus tetap berjalan demi kepastian hukum.
Berikut rangkaian kejadian penting:
- 14 Mei 2024: Nadiem pertama kali dirawat di RS Abdi Waluyo setelah menunjukkan gejala demam tinggi dan kelelahan.
- 18 Mei 2024: Pengadilan menggelar sidang pertama terkait kasus Chromebook, namun Nadiem tidak hadir karena kondisi medisnya.
- 20 Mei 2024: Nadiem kembali ke rumah sakit untuk perawatan intensif lanjutan.
Pihak rumah sakit menyatakan bahwa pasien berada dalam pengawasan dokter spesialis, dengan prosedur pemantauan rutin termasuk pemeriksaan laboratorium dan pemantauan tekanan darah.
Kasus dugaan korupsi Chromebook sendiri melibatkan sejumlah pejabat tinggi Kementerian Pendidikan yang dituduh menerima suap dalam proses tender. Penyidik sedang mengumpulkan bukti, termasuk dokumen kontrak, rekaman percakapan, dan laporan keuangan.
Meskipun tidak hadir, Nadiem tetap menjadi figur penting dalam proses penyelidikan. Tim hukum Kementerian menegaskan akan memberikan segala bantuan yang diperlukan kepada penyidik serta memastikan transparansi proses.
Pengamat politik menilai bahwa ketidakhadiran Nadiem dapat memengaruhi persepsi publik terhadap penegakan hukum di sektor pendidikan, namun menekankan bahwa proses peradilan harus tetap independen dari kondisi pribadi terdakwa atau saksi.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet