Swasembada Bukti Nyata Kinerja Presiden Prabowo, Dony Oskaria: Bulog Sampai Kekurangan Gudang!

LintasWarganet.com – 22 April 2026 | Kepala Badan Pengelola BUMN sekaligus Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa program swasembada pangan bukan sekadar wacana politik melainkan sudah menjadi bukti nyata dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah. Menurutnya, capaian swasembada yang semakin mendekati target menandakan kinerja Presiden Prabowo yang konsisten dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam konferensi pers terbaru, Dony Oskaria menyoroti bahwa Badan Urusan Logistik (Bulog) kini menghadapi tantangan signifikan berupa kekurangan gudang penyimpanan. Kekurangan ini menghambat optimalisasi stok pangan strategis, terutama pada masa-masa panen puncak dan saat terjadi fluktuasi harga komoditas.

Untuk mengatasi masalah tersebut, ia mengusulkan beberapa langkah strategis:

  • Meningkatkan kapasitas penyimpanan dengan pembangunan gudang modern berteknologi pendingin.
  • Mempercepat proses perizinan dan alokasi anggaran bagi proyek infrastruktur logistik.
  • Mengoptimalkan jaringan distribusi melalui kemitraan dengan sektor swasta dan koperasi petani.
  • Mengintegrasikan sistem manajemen data berbasis digital untuk pemantauan stok secara real‑time.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menambah kapasitas penyimpanan Bulog secara signifikan, sehingga stok pangan dapat tersimpan dengan aman dan siap didistribusikan bila diperlukan. Dony Oskaria menekankan bahwa peningkatan infrastruktur logistik merupakan komponen kunci dalam mewujudkan swasembada yang berkelanjutan.

Selain itu, ia menambahkan bahwa pemerintah tengah memperkuat kerjasama dengan lembaga internasional untuk transfer teknologi penyimpanan dan pengolahan pangan. Upaya ini diharapkan tidak hanya menambah volume gudang, tetapi juga meningkatkan kualitas penyimpanan, mengurangi kehilangan pasca panen, serta menurunkan biaya logistik.

Dengan langkah-langkah tersebut, Dony Oskaria percaya bahwa Indonesia dapat mencapai swasembada pangan yang tidak hanya sekadar angka, melainkan terwujud dalam stabilitas harga, ketersediaan pangan yang merata, dan ketahanan ekonomi nasional.