Sudin LH Jakarta Selatan Targetkan 1.700 Kendaraan Ikut Uji Emisi Gratis
Sudin LH Jakarta Selatan Targetkan 1.700 Kendaraan Ikut Uji Emisi Gratis

Sudin LH Jakarta Selatan Targetkan 1.700 Kendaraan Ikut Uji Emisi Gratis

LintasWarganet.com – 18 Mei 2026 | Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Selatan menargetkan sekitar 1.700 kendaraan untuk mengikuti program uji emisi gratis selama tahun ini. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menurunkan tingkat polusi udara serta meningkatkan kesadaran pemilik kendaraan tentang pentingnya perawatan mesin.

Uji emisi gratis akan dilaksanakan di beberapa titik layanan publik yang tersebar di wilayah Jakarta Selatan, antara lain di kantor Dinas Lingkungan Hidup, Balai Pengujian Kendaraan Bermotor, serta beberapa balai percontohan yang bekerjasama dengan pihak swasta. Pemilik kendaraan yang memenuhi kriteria dapat mendaftar secara online atau langsung datang ke loket pendaftaran.

  • Jenis kendaraan yang dapat mengikuti: mobil penumpang, sepeda motor, dan kendaraan niaga ringan.
  • Persyaratan: kendaraan harus memiliki STNK yang masih berlaku dan belum pernah melakukan uji emisi dalam 12 bulan terakhir.
  • Waktu pelaksanaan: program dibuka mulai 1 Juni hingga 30 September 2024.

Setiap kendaraan yang lulus uji akan mendapatkan sertifikat kelayakan emisi serta stiker hijau yang dapat dipasang pada kaca depan. Kendaraan yang tidak memenuhi standar emisi akan diberikan rekomendasi perbaikan dan dijadwalkan kembali untuk uji ulang.

Kepala Sub Direktorat Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Bapak Andi Setiawan, menyatakan bahwa target 1.700 kendaraan dipilih berdasarkan analisis data kepadatan lalu lintas dan tingkat pencemaran di wilayah tersebut. Ia menambahkan, “Dengan memberikan uji emisi secara gratis, diharapkan masyarakat lebih termotivasi untuk menjaga kebersihan udara dan mengurangi emisi berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan publik.”

Program ini juga diharapkan dapat menurunkan angka PM2,5 dan NOx di kawasan Jakarta Selatan, yang selama beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan. Data awal menunjukkan bahwa sekitar 35% kendaraan yang diuji masih menghasilkan emisi di atas batas yang ditetapkan, sehingga perbaikan mesin dan filter menjadi langkah penting.

Untuk mempermudah proses, Dinas Lingkungan Hidup menyediakan aplikasi mobile yang memungkinkan pemilik kendaraan mengecek jadwal, mengunggah dokumen, serta menerima notifikasi hasil uji secara real time. Aplikasi tersebut juga dilengkapi dengan panduan singkat tentang cara merawat kendaraan agar tetap berada dalam standar emisi yang aman.

Dengan target ambisius dan dukungan teknologi, diharapkan program uji emisi gratis ini dapat menjadi model bagi wilayah lain di Indonesia dalam upaya mengurangi polusi udara dan meningkatkan kualitas hidup warga.