LintasWarganet.com – 15 Mei 2026 | Film aksi‑thriller berbahasa Inggris “Stratton” kembali mengudara di Trans TV pada malam Kamis, 14 Mei 2026 pukul 23.00 WIB. Penayangan ulang ini memberi kesempatan bagi penonton Indonesia untuk menyaksikan kembali kisah agen elit Special Boat Service (SBS) yang berjuang menghentikan rencana teror internasional berbasis senjata biokimia.
Sinopsis Lengkap Stratton
John Stratton (Dominic Cooper) adalah agen SBS yang dikenal tangguh dan berdedikasi. Cerita dimulai dengan misi berisiko tinggi di sebuah fasilitas laboratorium rahasia di Iran, di mana Stratton bersama rekannya Marty (Tyler Hoechlin) berusaha menyusup untuk menghentikan pencurian senjata biokimia. Misi tersebut berakhir tragis; Marty terluka parah dan tidak selamat, sementara bahan berbahaya berhasil dibawa kabur.
Setelah kegagalan itu, Stratton menemukan dalang di balik operasi tersebut: Grigory Barovsky (Thomas Kretschmann), mantan agen Soviet yang selama dua puluh tahun dianggap mati. Barovsky berencana membalas dendam kepada musuh‑musuh lamanya dengan melepaskan virus mematikan menggunakan drone di pusat kota London.
Dengan bantuan tim baru, Stratton meluncurkan pengejaran yang melintasi Eropa, dari Roma hingga London. Tim tersebut terdiri atas Hank (Austin Stowell), agen Amerika yang menambah variasi gaya bertarung, serta Cummings (Tom Felton) yang berperan sebagai analis intelijen di markas. Semua operasi diawasi oleh atasan mereka, Sumner (Connie Nielsen), yang memberi arahan strategis pada setiap langkah.
Elemen‑elemen Utama yang Membuat Stratton Menarik
- Plot berkecepatan tinggi: Dari penyusupan laboratorium di Iran hingga pengejaran di jalan‑jalan London, film ini menampilkan aksi kejar‑kejaran intens dan adegan tembak‑tembakan yang memacu adrenalin.
- Karakter dengan beban emosional: Dominic Cooper menampilkan sosok agen yang dingin di luar, namun dipenuhi rasa bersalah atas kegagalan misi pertama dan kehilangan Marty.
- Visualisasi lokasi internasional: Pengambilan gambar di London, Roma, dan latar Timur Tengah menambah nuansa global pada cerita spionase.
- Penggambaran senjata biokimia: Film ini mengangkat ancaman modern berupa virus buatan yang dapat menjadi senjata pemusnah massal, menambah relevansi tematik di era pasca‑pandemi.
- Tim kreatif berpengalaman: Disutradarai oleh Simon West, yang sebelumnya menyutradarai film aksi seperti “Con Air” dan “The Expendables 2”, serta diadaptasi dari serial novel karya Duncan Falconer.
Informasi Produksi
“Stratton” pertama kali dirilis pada tahun 2017 dengan durasi sekitar 95 menit. Film ini diadaptasi dari seri novel berjudul sama yang ditulis oleh Duncan Falconer, menyoroti unit elit SBS sebagai fokus utama. Simon West mengambil alih sutradara untuk menekankan aksi realistis serta menyeimbangkan elemen spionase dengan drama pribadi agen.
Selain Dominic Cooper, film ini menampilkan aktor‑aktor internasional seperti Thomas Kretschmann, Austin Stowell, Tom Felton, dan Connie Nielsen. Penampilan mereka memberikan dimensi tambahan pada narasi, meskipun beberapa kritikus menganggap naskah belum sepenuhnya memanfaatkan potensi karakter.
Penayangan di Trans TV
Pertunjukan ulang pada 14 Mei 2026 menempati slot malam hari, tepat setelah penayangan film biografi “Captain Phillips” pada pukul 21.00 WIB. Penempatan ini menunjukkan strategi pemrograman Trans TV yang menargetkan penonton pecinta film aksi‑thriller pada akhir pekan.
Dengan kualitas gambar HD dan suara surround, penonton di rumah dapat merasakan intensitas aksi seolah‑olah berada di dalam adegan. Trans TV juga menyertakan subtitle Bahasa Indonesia untuk memastikan pemahaman maksimal bagi penonton lokal.
Secara keseluruhan, “Stratton” menawarkan kombinasi aksi, intrik spionase, dan ancaman bioterorisme yang relevan dengan dinamika keamanan global. Penayangan kembali film ini menjadi kesempatan bagi generasi penonton baru untuk menilai kualitas film aksi Inggris yang berusaha menyaingi warisan James Bond.
Dengan alur cerita yang menegangkan, penampilan kuat Dominic Cooper, serta arahan tajam Simon West, “Stratton” tetap layak ditonton sebagai pilihan hiburan malam ini. Bagi penggemar aksi‑thriller, film ini tetap menjadi contoh film yang menggabungkan elemen militer, intelijen, dan drama pribadi dalam satu paket yang menghibur.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet