Soroti Pernyataan Prabowo soal Pelemahan Rupiah, Celios Anggap Terlalu Mengenteng Situasi
Soroti Pernyataan Prabowo soal Pelemahan Rupiah, Celios Anggap Terlalu Mengenteng Situasi

Soroti Pernyataan Prabowo soal Pelemahan Rupiah, Celios Anggap Terlalu Mengenteng Situasi

LintasWarganet.com – 16 Mei 2026 | Dalam sebuah wawancara terbaru, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menyampaikan pandangannya bahwa pelemahan nilai tukar rupiah merupakan fenomena yang dapat dipahami dalam konteks global dan tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Prabowo menekankan bahwa kebijakan moneter dan fiskal Indonesia tetap berada pada jalur yang tepat, sehingga fluktuasi nilai tukar seharusnya tidak menggoyang kepercayaan publik.

Namun, pernyataan tersebut menuai kritik tajam dari Celios, seorang analis pasar yang menilai sikap Prabowo terlalu santai. Celios menyoroti bahwa komentar yang terkesan menyepelekan situasi dapat menurunkan kepercayaan investor dan memperburuk ekspektasi inflasi di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Berikut beberapa poin penting yang diangkat oleh Celios:

  • Pasar valuta asing menanggapi secara negatif pernyataan yang terkesan meremehkan tekanan nilai tukar.
  • Kepercayaan publik dapat tergerus apabila pemimpin politik tidak memberikan sinyal yang tegas tentang upaya stabilisasi rupiah.
  • Risiko terjadinya arus keluar modal meningkat jika persepsi risiko meningkat di kalangan investor asing.

Bhima Yudhistira, pakar ekonomi, menambahkan bahwa komunikasi publik mengenai kebijakan ekonomi harus dipertimbangkan dengan cermat. Ia berpendapat bahwa pernyataan yang menyepelekan dapat menimbulkan efek domino, mengakibatkan penurunan nilai tukar yang lebih tajam dan tekanan inflasi yang lebih berat.

Secara keseluruhan, perdebatan ini menyoroti pentingnya koordinasi antara kebijakan moneter, fiskal, dan komunikasi politik. Jika tidak diimbangi dengan tindakan konkret, pernyataan yang terlalu ringan dapat memperparah ketidakpastian pasar dan menghambat pertumbuhan ekonomi.