LintasWarganet.com – 30 April 2026 | Viral di media sosial pada akhir April 2026, empat mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) menjadi sorotan nasional setelah identitas mereka dibagikan secara luas sebagai “predator seksual”. Kasus tersebut menimbulkan kegemparan publik, memicu perdebatan tentang penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi, sekaligus menyingkap perlunya kebijakan yang lebih tegas. Di sisi lain, seorang mahasiswi Magister Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UI), Astri Ratna Permatasari, mengangkat isu body shaming dalam tulisan berjudul “Saat ‘Kok Gendutan?’ Bukan Lagi Sekadar Candaan”, menyoroti bentuk lain dari kekerasan psikologis yang kerap terjadi di ranah digital. Kedua peristiwa ini, meski berbeda bentuk, memperlihatkan pola kekerasan berbasis gender yang mengancam keamanan dan kesejahteraan mahasiswa.
Latar Belakang Kasus di Unair
Empat mahasiswa Unair—R (22) dan Z (23) dari Fakultas FISIP, prodi Ilmu Komunikasi, G (24) dari Fakultas FISIP, serta F (24) dari Fakultas Kedokteran Gigi—dituduh melakukan pelecehan seksual dengan modus yang bervariasi. R dan F diduga melakukan pelecehan verbal melalui grup chat, Z diduga menyentuh korban tanpa izin, sementara G dituduh melakukan pemerkosaan. Bukti-bukti berupa tangkapan layar percakapan dan foto identitas pelaku tersebar di akun Instagram @unairjournal, memicu reaksi keras dari komunitas kampus dan publik.
Reaksi dan Penanganan oleh Unair
Ketua Pusat Humas dan Protokol (PHMP) Unair, Pulung Siswantara, mengonfirmasi bahwa kasus tersebut telah ditangani oleh Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT). Menurut pernyataan resmi, tiga kasus telah selesai ditangani dan pelaku menerima sanksi sesuai rekomendasi satgas, sementara satu kasus masih dalam proses. Pulung menegaskan bahwa identitas pelaku, korban, saksi, maupun detail kronologi tidak dapat diungkapkan publik karena diatur oleh Permendikbudristek No. 55/2024, UU PDP, dan UU ITE.
Universitas menekankan komitmen menciptakan ruang aman bagi seluruh civitas akademika. Namun, kritik muncul terkait transparansi proses dan efektivitas sanksi yang diberikan, mengingat kasus serupa telah berulang di kampus-kampus lain.
Perspektif FH UI: Body Shaming sebagai Kekerasan Psikologis
Sementara Unair berurusan dengan pelecehan seksual, FH UI menyoroti dimensi lain dari kekerasan gender melalui tulisan Astri Ratna Permatasari. Ia menelusuri bagaimana komentar merendahkan tubuh perempuan—sering kali dibungkus dalam candaan seperti “kok gendutan?”—dapat menimbulkan dampak psikologis serius, termasuk gangguan makan, kecemasan, hingga depresi. Menurut data We Are Social dan Hootsuite, pengguna internet Indonesia menghabiskan rata‑rata lebih dari 7 jam per hari di depan layar, dengan 3,5 jam di media sosial, meningkatkan paparan terhadap standar kecantikan tak realistis.
Permasalahan ini tidak hanya bersifat individual; ia terstruktur dalam ekosistem industri kecantikan senilai lebih dari 500 miliar dolar AS yang mempromosikan narasi “kamu belum cukup”. Media sosial berperan sebagai infrastruktur utama yang memperkuat standar tersebut lewat algoritma yang memprioritaskan konten provokatif.
Menautkan Kedua Kasus: Kekerasan Seksual dan Body Shaming
Kedua fenomena—pelecehan seksual di Unair dan body shaming yang diangkat oleh FH UI—berbagi akar yang sama: patriarki struktural yang menilai perempuan melalui lensa objektifikasi. Baik tindakan fisik maupun verbal dapat menimbulkan trauma, memengaruhi partisipasi akademik, serta menurunkan rasa aman di lingkungan kampus.
Penelitian Komnas Perempuan menunjukkan bahwa kekerasan berbasis gender mencakup kekerasan fisik, seksual, verbal, hingga psikologis. Sementara kasus Unair menyoroti pelanggaran fisik dan seksual, tulisan FH UI menegaskan pentingnya mengakui kekerasan verbal dan psikologis sebagai bagian integral dari agenda penanggulangan.
Respons Kebijakan dan Rekomendasi
- Perkuat Regulasi Internal: Kampus perlu menyusun prosedur yang lebih transparan, termasuk mekanisme pelaporan anonim yang melindungi identitas korban.
- Integrasi Layanan Psikologis: Satgas PPKPT harus berkolaborasi dengan tim psikolog kampus untuk memberikan pendampingan jangka panjang.
- Edukasikan Mahasiswa tentang Etika Digital: Mengingat peran media sosial dalam penyebaran body shaming, program literasi digital harus dimasukkan ke dalam kurikulum.
- Pengawasan dan Penegakan Hukum: Pelanggaran UU ITE yang memuat ujaran kebencian harus ditindak tegas, termasuk komentar body shaming yang berpotensi menimbulkan kekerasan psikologis.
- Kolaborasi Lintas Institusi: Universitas, lembaga pemerintah, dan organisasi masyarakat sipil perlu membentuk jaringan koordinasi untuk pertukaran praktik terbaik.
Kesimpulan
Kasus pelecehan seksual di Unair dan perdebatan tentang body shaming yang digali oleh mahasiswa FH UI menggarisbawahi kompleksitas kekerasan berbasis gender di perguruan tinggi Indonesia. Penanganan yang efektif memerlukan sinergi antara kebijakan yang tegas, layanan pendukung yang memadai, serta perubahan budaya yang menolak segala bentuk objektifikasi perempuan. Hanya dengan pendekatan holistik, ruang kampus dapat menjadi tempat belajar yang benar‑benar aman dan inklusif bagi semua.
Rekomendasi:- Mengapa Api Sangat Penting dalam Kehidupan Manusia Api, suatu elemen yang telah mendefinisikan perjalanan evolusi manusia selama ribuan tahun, memegang peran sentral dalam kehidupan sehari-hari. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi mengapa api sangat penting dalam kehidupan…
- Mengapa Pantai Barat Inggris Lebih Besar Curah… Apakah Anda pernah bertanya-tanya mengapa Pantai Barat Inggris lebih besar curah hujannya dibandingkan dengan bagian lainnya? Fenomena ini telah menjadi misteri alam yang menarik perhatian banyak ilmuwan dan pengamat cuaca.…
- Mengapa Interaksi Sosial Dikatakan Sebagai Kunci… Dalam dinamika kompleksitas kehidupan sosial, sebuah pertanyaan mendasar muncul: "Mengapa interaksi sosial dikatakan sebagai kunci dari semua kehidupan sosial?" Jawaban atas pertanyaan ini mencakup inti dari bagaimana manusia, sebagai makhluk…
- Apakah Manfaat Sebagai Pelajar dengan Adanya… Perdagangan internasional bukan sekadar aliran barang dan jasa antarnegara; ini adalah lanskap yang memberikan dampak yang mendalam pada berbagai aspek kehidupan kita. Bagi pelajar, terlibat dalam pemahaman dan eksplorasi perdagangan…
- Mengapa Kita Harus Menghormati dan Mematuhi Guru Mengapa Kita Harus Menghormati dan Mematuhi Guru? Di dalam dunia pendidikan, guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan mengarahkan perkembangan peserta didik. Oleh karena itu, penting bagi…
- Apakah yang Dimaksud dengan Letak Geografis Letak geografis merupakan konsep yang penting dalam geografi dan ilmu lainnya. Artikel ini akan menjelaskan apakah yang dimaksud dengan letak geografis, mengapa hal ini penting, dan bagaimana pengaruhnya terhadap berbagai…
- Apakah yang Dimaksud dengan Teks Prosedur Apakah yang dimaksud dengan teks prosedur? Seharusnya kalian sudah bisa memahaminya teks semacam ini dong guys. Apalagi teks prosedur ini sering kita jumpai di aktifitas kita sehari-hari. Sebagai contoh ketika…
- Mengapa Organisasi Budi Utomo Dapat Dikatakan… Organisasi Budi Utomo, yang didirikan pada tahun 1908 oleh para intelektual Indonesia, memegang peranan penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi mengapa organisasi…
- Asam Sulfat Adalah Asam sulfat adalah senyawa kimia yang memiliki peran penting dalam berbagai industri. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi asam sulfat, mengungkapkan sifat-sifatnya, serta memberikan wawasan tentang penggunaan dan dampaknya. Asam…
- Mengapa Manusia Perlu Berkompetisi dan Berkolaborasi Dalam menghadapi kompleksitas kehidupan, manusia sering kali berhadapan dengan dilema antara berkompetisi dan berkolaborasi. Kedua aspek ini memiliki peran yang signifikan dalam menggambarkan dinamika masyarakat manusia. Artikel ini akan membahas…
- Penderitaan Bangsa Indonesia Akibat Penjajahan pada Masa VOC Pada masa Verenigde Oost-Indische Compagnie (VOC), Indonesia mengalami penderitaan yang mendalam akibat dari penjajahan yang dilakukan oleh Belanda. Periode ini merupakan salah satu babak kelam dalam sejarah bangsa Indonesia yang…
- Apakah Perbedaan Sanksi Kebiasaan dan Adat Istiadat Kita akan menjelajahi dan mengurai perbedaan yang sering kali membingungkan: "Apakah Perbedaan Sanksi Kebiasaan dan Adat Istiadat?" Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali menggunakan istilah-istilah ini secara bergantian, tanpa menyadari…
- Mengapa Norma Diperlukan dalam Masyarakat Dalam kehidupan sehari-hari, norma-norma berperan penting dalam membentuk tatanan masyarakat. Norma-norma ini menjadi pedoman bagi individu dalam berinteraksi, berkomunikasi, dan menjalani kehidupan sosial. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa…
- Mengapa Kita Perlu Menerapkan Sikap Hidup Hemat Listrik Saat kita memutar saklar lampu atau menghidupkan peralatan elektronik, jarang sekali kita berpikir tentang dampaknya terhadap lingkungan. Namun, kebiasaan sederhana ini sebenarnya memiliki konsekuensi besar terhadap penggunaan energi global. Mengapa…
- Mengapa Budaya Indonesia Sangat Beraneka Ragam Indonesia, sebagai negara kepulauan yang terletak di antara dua samudera dan dua benua, dikenal karena kekayaan budayanya yang sangat beraneka ragam. Keberagaman ini tercermin dalam segala aspek kehidupan sehari-hari, mulai…
- Mengapa Bangsa Indonesia Harus Terlibat dalam Upaya… Indonesia, sebagai negara dengan keanekaragaman budaya, etnis, dan agama, memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga dan mewujudkan perdamaian dunia. Berbagai faktor membuat keterlibatan aktif bangsa Indonesia sangat penting dalam upaya…
- Mengapa Sumber Pangan Lokal Lebih Ramah Lingkungan Sumber pangan lokal menjadi semakin penting dalam masyarakat global saat ini. Bukan hanya dari segi keberlanjutan dan keamanan pangan, tetapi juga dari sudut pandang lingkungan. Dalam artikel ini, akan dijelaskan…
- Mengapa Persatuan dan Kesatuan Sangat Penting Bagi… Sebagai sebuah negara yang kaya akan keberagaman budaya, etnis, dan agama, persatuan dan kesatuan memiliki peran sentral dalam membangun fondasi kuat bagi bangsa Indonesia. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi…
- Mengapa Sejumlah Negara Maju di Eropa Seperti Jerman… Mengapa sejumlah negara maju di Eropa, seperti Jerman, memiliki angka kelahiran dan kematian yang rendah, menjadi kajian penting dalam menggali akar perubahan demografis kontemporer. Kondisi ini tidak hanya menciptakan lanskap…
- Mengapa Perlindungan Hukum Tidak Akan Terwujud… Dalam sistem hukum yang seharusnya memberikan perlindungan kepada setiap individu, terdapat sebuah tantangan serius yang harus diatasi: penegakan hukum yang kurang efektif. Mengapa perlindungan hukum tidak akan terwujud apabila penegakan…
- Mengapa Berbagai Bentuk Perlawanan Terhadap Belanda… Apakah Anda pernah bertanya-tanya mengapa, meskipun dengan tekad yang kuat, berbagai upaya perlawanan terhadap penjajahan Belanda seringkali berujung pada kegagalan? Sejarah panjang perjuangan bangsa Indonesia menghadapi penjajahan Belanda memang penuh…
- Dari Isinya Menjelaskan Tentang Apakah Teks Prosedur Itu Dari Isinya Menjelaskan Tentang Apakah Teks Prosedur Itu? Mungkin, bagi sebagian orang, istilah "teks prosedur" terdengar seperti suatu hal yang rumit atau terlalu teknis. Namun, jangan khawatir! Artikel ini hadir…
- Mengapa Manusia Menjadi Dimensi Penting dalam Sejarah Manusia telah menjadi subjek yang tak terhindarkan dalam perjalanan sejarah. Sejak zaman kuno hingga era modern, peran manusia selalu menjadi fokus utama dalam perkembangan peradaban dan peristiwa sejarah yang mengubah…
- Apakah yang Dimaksud dengan Kewajiban Mungkin Anda pernah bertanya-tanya, "Apakah yang dimaksud dengan kewajiban?" Istilah ini tidak hanya merujuk pada tugas hukum yang harus dipenuhi, tetapi juga mencakup dimensi sosial dan spiritual yang kaya makna.…
- Mengapa Bangsa Barat Melakukan Penjelajahan Samudra Dalam sejarah panjang peradaban manusia, penjelajahan samudra oleh bangsa Barat muncul sebagai peristiwa monumental yang membentuk dunia modern. Kegiatan eksplorasi ini, yang terjadi pada abad ke-15 hingga ke-17, membuka lembaran…
- Mengapa Ilmu Sejarah Bersifat Diakronis dan Sinkronis Ilmu sejarah adalah disiplin ilmu yang mempelajari peristiwa masa lalu untuk memahami perubahan dan perkembangan masyarakat serta budaya. Dalam pengkajiannya, ilmu sejarah menggunakan pendekatan diakronis dan sinkronis. Dua pendekatan ini…
- Kata Tanya 'Mengapa' Digunakan untuk Menanyakan Dalam proses komunikasi sehari-hari, kata tanya 'mengapa' sering digunakan untuk menanyakan atau mengeksplorasi dan memahami alasan di balik suatu kejadian atau tindakan. Penggunaan kata tanya ini bukan hanya sekadar formalitas,…
- Mengapa Berang-Berang Laut Berpegangan Tangan Berang-berang laut, atau yang dikenal juga sebagai lutung, tidak hanya menarik perhatian dengan penampilannya yang menggemaskan di perairan, tetapi juga menampilkan kebiasaan unik yang memancing pertanyaan: mengapa berang-berang laut sering…
- Mengapa dalam Masyarakat yang Memiliki Keberagaman… Keberagaman dalam masyarakat bukanlah sekadar realitas, tetapi suatu kekayaan yang memerlukan landasan kuat untuk menjaga keberlanjutan dan kedamaian. Dalam konteks ini, mengapa dalam masyarakat yang memiliki keberagaman diperlukan harmoni? Mari…
- Mengapa Perlindungan dan Penegakan Hukum Mutlak… Negara demokrasi merupakan entitas kompleks yang tidak hanya dibangun atas dasar kebebasan berpendapat, tetapi juga melalui perlindungan dan penegakan hukum yang mutlak. Dalam pusaran prinsip-prinsip demokrasi, pertanyaan mendasar yang muncul…