Siraman Megah Jennifer Coppen: Cape Melati Pink, Busana Lilac, dan Momen Hangat Bersama Putri Kamari
Siraman Megah Jennifer Coppen: Cape Melati Pink, Busana Lilac, dan Momen Hangat Bersama Putri Kamari

Siraman Megah Jennifer Coppen: Cape Melati Pink, Busana Lilac, dan Momen Hangat Bersama Putri Kamari

LintasWarganet.com – 12 Juni 2026 | Jakarta, 12 Juni 2026 – Menjelang pernikahan dengan pesepak bola Timnas Indonesia, Justin Hubner, Jennifer Coppen menggelar prosesi siraman adat Jawa yang tidak hanya sarat makna spiritual, tetapi juga menjadi panggung unjuk gigi mode modern. Penampilan sang calon pengantin memadukan elemen tradisional dengan sentuhan kontemporer, mencuri perhatian media dan publik.

Desain Cape Melati Pink yang Menjadi Ikon

Alih-alih menggunakan roncean melati tradisional yang biasanya menggantung sederhana, Coppen memilih cape melati berwarna putih dengan aksen bunga pink kecil. Cape tersebut dirancang menyerupai aksesoris bahu, dengan anyaman melati berlapis yang menjuntai dari bahu hingga pergelangan tangan, menciptakan siluet dramatis seperti couture cape. Detil bunga pink menambah kontras manis, selaras dengan drape kebaya berwarna pastel pink dan kuning lembut karya Fadlan Indonesia. Dari depan, cape menampilkan rangkaian kalung bertingkat yang menghiasi area dada, sementara lengan melati mengalir lembut, memberikan efek anggun setiap gerakan Jennifer.

Busana Kebaya Lilac yang Kompak Bersama Pasangan

Dalam sesi foto bersama Justin Hubner, keduanya tampil serasi dalam nuansa lilac. Jennifer mengenakan kebaya modern yang dikerjakan oleh Nefrin Fadlan, dihiasi payet, bordir tiga dimensi, serta detail floral yang menambah kesan elegan. Sementara Justin memadukan kaus krem dengan celana cokelat tua, tampak santai namun tetap mendukung keanggunan sang pengantin. Kombinasi warna lilac memberikan kesan segar, feminin, dan romantis, berbeda dari palet klasik yang biasanya dipilih untuk siraman.

Perhiasan dan Aksesori Mewah

Penampilan Jennifer dilengkapi perhiasan eksklusif dari Frank & Co, termasuk anting Fire Halo yang bernilai ratusan juta rupiah, serta kalung dew drop dengan berlian cushion cut 1,02 karat. Pada pengajian keesokan harinya, ia menampilkan cincin tunangan Henri Daussi senilai sekitar Rp140 jutaan, menegaskan kemewahan yang menyatu dengan acara adat. Sepatu wedge sandal Marysol dari Aldo Shoes dipilih untuk kenyamanan, dengan harga Rp1,7 jutaan, menambah sentuhan klasik pada langkahnya.

Sentuhan Keluarga: Kamari Si Mini Bride

Acara pengajian juga menyajikan momen menggemaskan ketika Kamari, putri Jennifer, muncul dalam gaun mini tulle berwarna krem champagne yang serasi dengan kebaya ibunya. Gaun tersebut dilengkapi bordir bunga kecil dan veil mungil, menciptakan tampilan mini bride yang memukau. Penampilan Kamari semakin bersinar ketika Justin Hubner menggendongnya, memperlihatkan chemistry alami antara ayah sambung dan putri kecil. Senyum lebar Justin dan pelukan hangatnya menambah kehangatan acara, sementara Kamari mengenakan sepatu mary jane pink muda yang melengkapi keseluruhan look.

Jadwal Pernikahan dan Konsep Dua Hari

Pernikahan Jennifer dan Justin direncanakan berlangsung selama dua hari, menggabungkan adat Indonesia dan internasional. Rangkaian acara dimulai dengan pengajian dan siraman pada 11 Juni 2026 di Tirtha Bali, Uluwatu, dilanjutkan dengan akad nikah pada 13 Juni 2026, dan resepsi pada 15 Juni 2026. Konsep dua hari ini mencerminkan keinginan pasangan untuk menghormati tradisi sekaligus menampilkan gaya hidup modern mereka.

Secara keseluruhan, siraman Jennifer Coppen tidak hanya menjadi ritual bersih diri, melainkan panggung fashion yang menampilkan inovasi dalam busana adat. Cape melati pink, kebaya lilac, perhiasan mewah, serta kehadiran Kamari yang menambah sentuhan keluarga, semuanya menyatu menjadi narasi visual yang kuat. Momen ini mempertegas posisi Jennifer sebagai ikon gaya yang mampu menjembatani warisan budaya dengan tren kontemporer, sekaligus menyiapkan panggung bagi pernikahan megah yang akan datang.