Selat Hormuz Dibuka Kembali, Kilang Asia Menahan Pembelian Minyak
Selat Hormuz Dibuka Kembali, Kilang Asia Menahan Pembelian Minyak

Selat Hormuz Dibuka Kembali, Kilang Asia Menahan Pembelian Minyak

LintasWarganet.com – 21 Juni 2026 | Setelah hampir dua minggu ditutup akibat ketegangan geopolitik, Selat Hormuz kembali dibuka untuk lalu lintas kapal tanker pada akhir pekan lalu. Pembukaan kembali ini diharapkan dapat mengurangi tekanan pada pasokan minyak dunia yang sempat tertekan sejak awal tahun.

Namun, respons dari kilang-kilang di Asia, khususnya India, Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan, tidak serta-merta meningkatkan permintaan minyak mentah dari kawasan Teluk. Menurut data internal perusahaan, sebagian besar pelaku industri tetap menahan pembelian baru dan lebih memilih mengandalkan stok yang sudah ada.

  • India menahan kenaikan impor minyak mentah di atas 2 % dibandingkan kuartal sebelumnya.
  • Korea Selatan mempertahankan tingkat pembelian pada 1,8 juta barel per hari, jauh di bawah target 2,3 juta barel.
  • Jepang mengandalkan diversifikasi sumber, termasuk minyak dari Amerika Serikat dan Afrika Barat.

Beberapa faktor utama yang memengaruhi keputusan ini antara lain:

  1. Ketidakpastian harga minyak yang masih tinggi akibat fluktuasi geopolitik.
  2. Kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas energi domestik dengan menekan impor.
  3. Investasi yang sedang berlangsung pada fasilitas penyimpanan dan pengolahan yang belum selesai.

Para analis memperkirakan, meskipun jalur pelayaran kembali normal, peningkatan signifikan dalam volume impor baru akan memerlukan waktu beberapa minggu hingga bulan. Hal ini sejalan dengan tren global yang menunjukkan pergeseran strategi pembeli besar dari ketergantungan pada satu wilayah ke pendekatan yang lebih beragam.