Sampel Chang’e-6 Ungkap Rahasia Tumbukan Asteroid di Sistem Bumi-Bulan

LintasWarganet.com – 13 Mei 2026 | Tim peneliti China yang mempelajari material batuan yang dibawa kembali oleh misi Chang’e-6 berhasil mengidentifikasi jejak tumbukan asteroid yang terjadi jutaan tahun lalu pada sistem Bumi‑Bulan. Analisis kimia dan isotop pada sampel menunjukkan pergeseran tertentu yang hanya dapat dijelaskan oleh dampak besar.

Chang’e-6, bagian dari program eksplorasi Bulan China, mendarat di daerah selatan Kutub Selatan Bulan pada akhir 2023 dan berhasil mengirim kembali sekitar 200 gram material, termasuk debu, batuan, dan inti kawah. Setelah melalui laboratorium di Beijing, para ilmuwan menemukan:

  • Komposisi isotop besi dan nikel yang tidak konsisten dengan batuan bulan asli, melainkan menyerupai meteorit besi.
  • Keberadaan mineral shock yang terbentuk pada tekanan ekstrem, menandakan benturan keras.
  • Usia kristal yang diperkirakan sekitar 4,5 miliar tahun, mengindikasikan peristiwa yang terjadi pada fase awal pembentukan Bumi‑Bulan.

Penemuan ini memperkuat hipotesis bahwa setelah terbentuknya Bulan, sistem Bumi‑Bulan mengalami serangkaian tumbukan besar yang memengaruhi evolusi geologi kedua benda langit. Dampak tersebut kemungkinan berperan dalam perubahan orbit awal Bulan serta memicu proses pendinginan inti Bumi.

Para ahli menyatakan bahwa studi ini membuka peluang baru untuk memahami sejarah dinamika tata surya, sekaligus menegaskan pentingnya misi pengambilan sampel bulan sebagai sarana investigasi ilmiah yang tidak dapat digantikan oleh pengamatan jarak jauh.