Salmafina Balas Tegas Sherel Thalib, Kasus Legging Pemicu Perceraian Taqy Malik Kembali Viral
Salmafina Balas Tegas Sherel Thalib, Kasus Legging Pemicu Perceraian Taqy Malik Kembali Viral

Salmafina Balas Tegas Sherel Thalib, Kasus Legging Pemicu Perceraian Taqy Malik Kembali Viral

LintasWarganet.com – 04 April 2026 | Kasus perceraian antara selebriti Salmafina Sunan dan pengusaha Taqy Malik kembali menjadi sorotan publik setelah istri baru Taqy, Sherel Thalib, mengangkat kembali insiden legging yang menjadi pemicu perpisahan mereka. Sherel menyatakan bahwa peristiwa tersebut masih mengganggu dinamika keluarga, memicu respons tegas dari Salmafina yang berusaha menutup bab lama dengan tegas.

Latar Belakang Perceraian

Perceraian Salmafina dan Taqy Malik mencuat pada awal tahun 2024 ketika media mengabarkan perselisihan yang dipicu oleh sebuah video yang menampilkan Salmafina mengenakan celana legging yang dianggap tidak pantas oleh Taqy. Kontroversi tersebut berkembang menjadi perdebatan publik tentang norma berpakaian, privasi, dan hak asasi dalam pernikahan selebriti.

Setelah proses mediasi di pengadilan keluarga, pasangan tersebut resmi bercerai pada pertengahan 2024. Meskipun proses hukum telah selesai, dampak emosional dan sosial dari peristiwa tersebut tetap terasa, terutama di kalangan penggemar dan netizen yang aktif mengomentari setiap perkembangan.

Sherel Thalib Mengangkat Kembali Kasus

Beberapa bulan setelah pernikahannya dengan Taqy Malik, Sherel Thalib mengungkapkan pandangannya lewat sebuah wawancara eksklusif. Sherel menyinggung bahwa perceraian mantan suaminya tidak hanya dipicu oleh perselisihan pribadi, melainkan juga oleh tekanan publik yang terus mengintai. Ia menambahkan, “Setiap kali kami berbicara tentang masa lalu, selalu ada bayang‑bayang legging itu yang muncul kembali di media sosial, seolah‑olah belum selesai.”

Menurut Sherel, mengangkat kembali isu tersebut adalah upaya untuk menegaskan batasan pribadi mereka dan mengingatkan publik bahwa perceraian bukan sekadar skandal hiburan, melainkan proses emosional yang melibatkan banyak pihak.

Respons Tegas Salmafina

Menyikapi pernyataan Sherel, Salmafina mengeluarkan pernyataan resmi melalui akun media sosialnya. Dalam postingannya, Salmafina menegaskan bahwa ia tidak lagi ingin menjadi bahan perbincangan terkait legging atau perceraian itu. Ia menulis, “Saya menghargai keputusan Taqy dan Sherel untuk melanjutkan hidup mereka, namun saya mohon agar isu lama tidak dijadikan bahan spekulasi lagi. Saya fokus pada karier, keluarga, dan kesehatan mental saya.”

Selain itu, Salmafina menambahkan bahwa ia telah mengambil langkah hukum terhadap sejumlah akun media sosial yang menyebarkan informasi tidak akurat dan mengolok‑oloknya. Langkah tersebut mencakup pengajuan perintah penghentian (cease‑and‑desist) serta pelaporan kepada platform untuk menyingkirkan konten yang melanggar kebijakan kebijakan privasi.

Reaksi Publik

  • Netizen: Beragam komentar muncul, ada yang mendukung Salmafina untuk menjaga privasinya, sementara yang lain mengkritik langkah hukum tersebut sebagai upaya menutup kebebasan berbicara.
  • Pengamat Media: Pakar budaya pop menilai bahwa kasus ini mencerminkan dinamika baru dalam hubungan selebriti, di mana media sosial menjadi arena utama konflik pribadi.
  • Komunitas Hak Asasi: Beberapa organisasi menyuarakan pentingnya menghormati hak individu untuk tidak dijadikan objek spekulasi publik, terutama dalam urusan keluarga.

Analisis Dampak

Kasus ini menyoroti dua tren penting dalam dunia hiburan Indonesia. Pertama, peran media sosial sebagai katalisator konflik pribadi yang dapat bereskalasi menjadi permasalahan hukum. Kedua, meningkatnya kesadaran selebriti akan pentingnya melindungi ruang pribadi melalui mekanisme hukum.

Jika dilihat dari sisi industri hiburan, insiden ini dapat menjadi pembelajaran bagi para artis dan manajemen mereka untuk menyiapkan strategi krisis komunikasi yang lebih terstruktur. Penanganan isu secara proaktif, termasuk penyusunan pernyataan resmi dan penegakan hak hukum, menjadi langkah penting untuk meminimalisir dampak reputasi.

Di sisi lain, publikasi kembali kasus legging oleh Sherel Thalib menunjukkan bahwa peristiwa lama masih dapat dimanfaatkan sebagai bahan diskusi dalam konteks hubungan baru, menimbulkan pertanyaan etis tentang privasi mantan pasangan.

Secara keseluruhan, respons tegas Salmafina menunjukkan upaya untuk menutup lembaran lama dan mengalihkan fokus pada masa depan. Langkah hukum yang diambilnya juga menegaskan bahwa selebriti kini lebih sadar akan batasan antara kehidupan publik dan pribadi.

Dengan berakhirnya episode ini, para pengamat menilai bahwa industri hiburan Indonesia akan semakin memperhatikan etika penggunaan media sosial, serta pentingnya kebijakan internal bagi artis dalam menghadapi sorotan publik yang intens.