Saint-Étienne Mengalahkan Rodez AF lewat Adu Penalti, Siap Hadapi Barrage Ligue 1
Saint-Étienne Mengalahkan Rodez AF lewat Adu Penalti, Siap Hadapi Barrage Ligue 1

Saint-Étienne Mengalahkan Rodez AF lewat Adu Penalti, Siap Hadapi Barrage Ligue 1

LintasWarganet.com – 16 Mei 2026 | Pada Jumat, 15 Mei 2026, AS Saint-Étienne berhasil menyingkirkan Rodez AF dari play‑off Ligue 2 usai pertandingan yang berakhir tanpa gol di akhir 90 menit. Duel sengit tersebut berlanjut ke sesi adu penalti, di mana Verts menumpas lawan dengan skor 7‑6 berkat aksi gemilang kiper kedua mereka, Brice Maubleu.

Detail Pertandingan dan Adu Penalti

Pertandingan yang digelar di Stadion Geoffroy‑Guichard ini menunjukkan pertahanan yang rapat dari kedua tim. Selama reguler time, tidak ada satu pun gol yang tercipta, sehingga skor tetap 0‑0. Pada perpanjangan waktu, peluang tetap terbatas, dan keputusan akhirnya diserahkan kepada tendangan penalti.

Brice Maubleu, yang hanya masuk pada menit-menit tambahan untuk menghadapi adu penalti, menampilkan performa luar biasa dengan menyelamatkan empat tembakan lawan. Ia menepis dua tembakan pertama dan dua tembakan terakhir Rodez, memastikan kemenangan Saint‑Étienne dengan selisih tipis.

Reaksi Pelatih dan Pemain

Pelatih Philippe Montanier menyatakan kepuasannya atas keberhasilan tim dalam situasi tekanan tinggi. “Kami menyiapkan tim untuk menghadapi setiap kemungkinan, dan malam ini para pemain menunjukkan mental juara,” ujar Montanier dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Para pemain Verts, terutama penyerang muda Lucas Stassin, tetap fokus meski baru saja menerima kabar mengecewakan mengenai tidak terpilihnya ia di skuad Belgia untuk Piala Dunia 2026. Stassin, yang mencetak 11 gol dan memberikan 8 assist selama musim reguler, tetap menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan pada fase barrages.

Komposisi Tim Probable

  • Penjaga gawang: Brice Maubleu
  • Bek kanan: David Lafont
  • Bek tengah: Julien Kévin
  • Bek kiri: Maxime Gallet
  • Gelandang tengah: Zuriko Davitashvili
  • Gelandang serang: Florent Larsonneur
  • Penyerang: Lucas Stassin
  • Penyerang tambahan: Matías Fernandez‑Pardo

Komposisi tersebut diprediksi akan dipertahankan pada laga barrages yang dijadwalkan minggu depan, dengan beberapa penyesuaian taktikal bergantung pada lawan yang akan dihadapi.

Persiapan Menghadapi Barrage

Saint‑Étienne kini menantikan lawan dari Ligue 1 yang menempati posisi 16, yakni antara OGC Nice (31 poin), AJ Auxerre (31 poin), dan Le Havre AC (32 poin). Semua tiga tim tersebut berada dalam zona relegasi, sehingga barrages diprediksi akan menjadi pertarungan sengit untuk memperebutkan tempat di divisi utama.

Tim teknik Saint‑Étienne telah menyiapkan beberapa skenario, termasuk pola permainan yang menekankan pressing tinggi dan transisi cepat. Fokus utama tetap pada soliditas pertahanan, mengingat pengalaman mereka baru saja melewati adu penalti yang menegangkan.

Situasi Transfer dan Dampaknya

Di luar lapangan, ASSE juga sedang mengamati pasar transfer menjelang musim depan. Pemain sayap Djylian N’Guessan dikabarkan mendekati kesepakatan bergabung, sementara Stassin masih menjadi sorotan meski tidak masuk skuad Belgia. Performa Stassin selama fase play‑off tetap menjadi bahan perbincangan, mengingat kontribusinya yang signifikan dalam mencetak gol dan menciptakan peluang.

Jika Saint‑Étienne berhasil melaju ke Ligue 1, dampak finansial dan komersial bagi klub akan meningkat secara signifikan, membuka peluang bagi akuisisi pemain berkualitas untuk memperkuat skuad.

Dengan kemenangan dramatis melawan Rodez AF, Saint‑Étienne kini berada di ambang kesempatan kembali ke Ligue 1. Tantangan selanjutnya berupa barrages melawan tim-tim berjuang di zona degradasi Ligue 1, namun semangat juang dan kedalaman skuad yang dimiliki Verts memberikan harapan besar bagi para pendukung untuk menyaksikan kembalinya klub ke puncak kompetisi nasional.