Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026

LintasWarganet.com – 18 Juni 2026 | Portugal memulai kampanye grup K di Piala Dunia 2026 dengan hasil imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo pada Kamis (18 Juni 2026). Meskipun diharapkan menjadi penentu hasil, Cristiano Ronaldo tidak mampu mencetak gol dan bahkan menunjukkan tanda-tanda cedera pada kaki kanannya.

Jalannya pertandingan

Tim tuan rumah mengambil inisiatif pada menit ke-12 melalui serangan balik yang dibangun oleh Youssouf Mulumbu. Bola akhirnya diakhiri dengan tembakan ke gawang Portugal yang diblokir oleh kiper Diogo Costa. Namun, pada menit ke-27, Ronaldo menciptakan peluang tunggal setelah menerima umpan silang dari Bernardo Silva, namun tendangan tersebut meleset melebar ke sisi kanan tiang.

Gol pertama muncul pada menit ke-39 lewat Emiliano Buendia yang memanfaatkan kesalahan pertahanan Portugal. Skor menjadi 1-0 untuk Portugal.

Gol penyamaran RD Kongo

Pada menit ke-71, Gaël Kakuta menyeimbangkan kedudukan setelah memanfaatkan umpan panjang dari Jean-Marc Makengo. Bola masuk tepat di bawah mistar, membuat hasil menjadi 1-1 hingga peluit akhir.

Ronaldo mengalami cedera

Di sela-sela jeda pertama, Ronaldo terlihat mengeluh pada kakinya setelah tendangan yang meleset. Tim medis Portugal melakukan pemeriksaan singkat dan menyimpulkan adanya cedera ringan pada otot paha kanan, yang menyebabkan pemain bintang tersebut digantikan pada menit ke-78 oleh João Félix.

Statistik utama

Tim Penguasaan Bola Tembakan Gol
Portugal 54% 12 1
RD Kongo 46% 8 1

Hasil imbang ini menempatkan Portugal pada posisi kedua di grup K dengan 1 poin, sementara RD Kongo menempati posisi pertama dengan selisih gol yang sama. Kedua tim masih memiliki dua laga lagi melawan Uruguay dan Kamerun.

Jika Ronaldo tidak dapat kembali fit dalam waktu dekat, tekanan akan beralih ke pemain muda seperti Diogo Jota dan Rafael Leão untuk memimpin serangan Portugal.