LintasWarganet.com – 18 Juni 2026 | Pelatih timnas Portugal, Roberto Martinez, mengungkapkan keprihatinannya setelah timnya hanya mampu mencatat hasil imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Al Bayt tersebut menunjukkan Portugal mengandalkan serangan cepat di awal, namun kehilangan keberagaman taktik ketika Kongo berhasil menahan tekanan mereka.
Martinez mengatakan bahwa Portugal terlalu bergantung pada satu pola serangan setelah mencetak gol pertama pada menit ke-12 melalui Rafael Leão. “Kami sangat senang dapat membuka skor lebih awal, namun setelah itu kami terjebak dalam satu jenis serangan. Kongo menutup ruang, memaksa kami kembali ke pusat lapangan tanpa variasi yang cukup,” ujar Martinez dalam konferensi pers pasca pertandingan.
- Gol Portugal: Rafael Leão (12′)
- Gol Kongo: Djaniny Tavares (68′)
- Statistik kunci: Penguasaan bola Portugal 58%, tembakan ke gawang 6 kali vs 3 kali Kongo.
Martinez menegaskan bahwa timnya akan melakukan penyesuaian strategi menjelang laga berikutnya melawan Uruguay. “Kami harus memperkaya variasi serangan, menambah pergerakan diagonal, dan memberi ruang lebih bagi pemain kreatif untuk mengekspresikan diri,” tambahnya.
Keberhasilan Portugal untuk bangkit kembali akan sangat menentukan peluang mereka melaju ke fase knockout. Sementara itu, Kongo mencatat pencapaian bersejarah dengan menahan tim raksasa Eropa, menambah kepercayaan diri mereka untuk pertandingan selanjutnya.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet