LintasWarganet.com – 01 April 2026 | Perwakilan Tetap Republik Indonesia untuk PBB, Umar Hadi, menuntut penyelidikan cepat, menyeluruh, dan transparan atas serangan militer Israel yang menargetkan pos penjagaan TNI di wilayah operasi Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon.
Serangan tersebut dilaporkan terjadi pada akhir pekan lalu dan mengakibatkan beberapa prajurit TNI terluka serta kerusakan peralatan. Indonesia, yang telah mengirimkan kontingen pasukan perdamaian sejak 2006, menegaskan komitmennya terhadap keamanan kawasan dan menolak segala bentuk agresi yang mengancam personel pasukan perdamaian.
Umar Hadi menyampaikan beberapa tuntutan utama kepada Dewan Keamanan PBB:
- Pengungkapan fakta lengkap mengenai kronologi dan pelaku serangan.
- Penyelidikan independen yang melibatkan badan investigasi PBB.
- Penegakan tanggung jawab bagi pihak yang terbukti melanggar rezim hukum humaniter internasional.
Ia menambahkan bahwa Indonesia siap memberikan dukungan teknis dan administratif kepada proses investigasi, serta berharap pihak Israel menghormati mandat UNIFIL dan menghentikan tindakan militer yang dapat menimbulkan eskalasi konflik.
Serangan ini memicu keprihatinan komunitas internasional, mengingat UNIFIL berperan penting dalam menstabilkan perbatasan selatan Lebanon serta melindungi penduduk sipil. Indonesia mengajak semua pihak untuk menahan diri, menegakkan hukum internasional, dan menjaga keamanan serta integritas operasi perdamaian PBB.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet