LintasWarganet.com – 14 April 2026 | Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan bahwa Jalan Diponegoro yang melintasi depan Gedung Sate akan dialihkan sebagai bagian dari rangkaian proyek revitalisasi gedung bersejarah tersebut.
Revitalisasi Gedung Sate mencakup perbaikan fasad, renovasi interior, penataan taman, serta penambahan fasilitas publik. Pengalihan jalan dimaksudkan untuk memberi ruang kerja yang cukup bagi tim konstruksi serta meminimalisir gangguan lalu lintas selama proses pembangunan.
Rute alternatif yang telah disiapkan akan mengarahkan kendaraan ke Jalan Cihampelas dan Jalan Cikawao. Untuk memudahkan perpindahan, pihak Dinas Perhubungan akan memasang rambu-rambu baru dan menyesuaikan pola sinyal lalu lintas.
- Pengalihan bersifat sementara, diperkirakan berlangsung selama 12 bulan.
- Petunjuk arah alternatif akan dipasang pada titik-titik strategis.
- Jalur pejalan kaki khusus akan disediakan untuk memastikan keamanan pengguna jalan.
Dampak terhadap warga dan pelaku usaha di sekitar kawasan diharapkan dapat diminimalisir. Pemerintah berkomitmen menambah layanan transportasi umum serta menyediakan fasilitas parkir sementara.
Anggaran total proyek revitalisasi diperkirakan mencapai Rp 350 miliar, dengan sumber dana berasal dari APBD Jawa Barat serta kontribusi sektor swasta. Penyelesaian proyek ditargetkan pada akhir tahun 2027, sehingga Gedung Sate kembali berfungsi sebagai ikon arsitektur kolonial yang dapat diakses publik.
Masyarakat dipersilakan memberikan masukan atau melaporkan kendala melalui kanal pengaduan online yang telah disediakan. Pemerintah menegaskan komitmen untuk menjaga kelancaran mobilitas selama masa konstruksi.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet