LintasWarganet.com – 14 Juni 2026 | Jakarta – Menanggapi aksi demonstrasi mahasiswa yang menuntut penghentian Program Mahasiswa Berprestasi (MBG), pihak Istana Kepresidenan menegaskan bahwa program tersebut tidak akan dihentikan. Menurut pernyataan resmi yang disampaikan oleh Sekretaris Negara, pemerintah tetap berkomitmen melanjutkan MBG sebagai bagian penting dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Program MBG, yang diluncurkan pada awal 2023, bertujuan memberikan beasiswa, pelatihan, dan fasilitas pendukung bagi mahasiswa berprestasi di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Hingga kini, lebih dari 10.000 mahasiswa telah menerima manfaat dari program ini, dengan fokus pada bidang sains, teknologi, dan inovasi.
Kelompok mahasiswa yang menggelar aksi pada Senin (12/06/2024) menyoroti beberapa isu, antara lain ketimpangan alokasi dana, transparansi seleksi penerima, serta dugaan penyalahgunaan anggaran. Mereka menuntut agar program MBG dihentikan sampai reformasi struktural dilakukan.
Dalam responsnya, Istana menyatakan bahwa evaluasi menyeluruh sedang berlangsung. “Kami terus melakukan monitoring dan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan MBG. Setiap temuan akan dijadikan dasar perbaikan, bukan alasan untuk menutup program,” ujar juru bicara Istana.
Selain itu, pihak Istana menambahkan bahwa mekanisme seleksi akan diperketat, dengan melibatkan lembaga independen untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas. Pemerintah juga berencana menambah anggaran khusus untuk audit eksternal guna menanggulangi potensi penyalahgunaan.
- Evaluasi tahunan akan mencakup penilaian kinerja penerima beasiswa.
- Penguatan mekanisme seleksi melalui panel ahli independen.
- Peningkatan transparansi melalui publikasi data alokasi dana secara real time.
- Audit eksternal tahunan oleh lembaga akuntansi terakreditasi.
Pengamat pendidikan menilai bahwa sikap tegas Istana dapat menenangkan ketegangan, namun menekankan pentingnya implementasi langkah-langkah perbaikan secara konsisten. “Jika reformasi tidak diikuti dengan tindakan nyata, rasa tidak puas di kalangan mahasiswa dapat kembali memunculkan protes,” kata Dr. Rina Suryani, pakar kebijakan pendidikan.
Demonstrasi mahasiswa tetap berlangsung damai, dengan permintaan utama agar pemerintah menyampaikan rencana konkret perbaikan dalam waktu dekat. Sementara itu, Pemerintah menegaskan bahwa Program MBG akan terus berjalan hingga tujuan peningkatan kualitas sumber daya manusia tercapai.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet