LintasWarganet.com – 18 Mei 2026 | Republika, salah satu media nasional terkemuka, hari ini mengecam keras dugaan penculikan dua wartawan miliknya oleh pasukan militer Israel saat mereka sedang menjalankan misi bantuan kemanusiaan ke wilayah Palestina.
Republika menuntut tindakan segera dari pihak berwenang, baik Israel maupun lembaga internasional, untuk mengamankan kebebasan pers dan memastikan keselamatan jurnalis di zona konflik. Berikut beberapa poin utama yang disampaikan:
- Penarikan segera atas penahanan dan pembebasan kedua jurnalis.
- Pemeriksaan independen terhadap prosedur penangkapan yang dilakukan pasukan militer.
- Penegasan kembali prinsip kebebasan pers dalam situasi konflik bersenjata.
- Peningkatan koordinasi antara otoritas militer dan organisasi media untuk mencegah insiden serupa.
Seruan tersebut mendapat dukungan luas dari komunitas jurnalistik nasional dan internasional, yang menilai penahanan ini sebagai ancaman serius terhadap kebebasan pers dan hak asasi manusia. Sejumlah organisasi hak asasi manusia juga menyerukan intervensi cepat demi menghindari eskalasi lebih lanjut.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Israel terkait insiden tersebut. Republika berjanji akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memperbaharui informasi secepat mungkin.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet