Republik Barzan: Kolaborasi Inhan RI dan Qatar Kembangkan Kapal Tanpa Awak dan Kapal Selam Mini
Republik Barzan: Kolaborasi Inhan RI dan Qatar Kembangkan Kapal Tanpa Awak dan Kapal Selam Mini

Republik Barzan: Kolaborasi Inhan RI dan Qatar Kembangkan Kapal Tanpa Awak dan Kapal Selam Mini

LintasWarganet.com – 02 Juni 2026 | Inhan Indonesia bersama mitra asal Qatar resmi meluncurkan joint venture bernama Republik Barzan, yang difokuskan pada pengembangan kapal tanpa awak (USV) dan kapal selam mini untuk keperluan pertahanan serta operasi sipil.

Kerja sama ini menandai langkah strategis kedua negara dalam memperkuat industri maritim berteknologi tinggi. Republik Barzan dibentuk dengan modal awal yang diperkirakan mencapai puluhan juta dolar, serta dukungan riset dari lembaga pertahanan masing‑masing.

Beberapa target utama yang diusung antara lain:

  • Pembangunan prototipe USV berkecepatan tinggi untuk patroli perairan teritorial.
  • Pengembangan kapal selam mini yang dapat beroperasi secara otonom hingga kedalaman tertentu.
  • Integrasi sistem sensor dan komunikasi canggih untuk misi intelijen dan surveilans.
  • Penerapan teknologi kecerdasan buatan dalam navigasi dan pengambilan keputusan.

Tim teknis Republik Barzan menggabungkan keahlian Inhan dalam rekayasa kelautan dengan pengalaman Qatar dalam bidang otomasi dan sistem pertahanan. Proses produksi direncanakan akan dimulai di fasilitas Inhan di Surabaya, sementara tahap pengujian awal dijadwalkan pada kuartal kedua 2027.

Pengembangan kapal tanpa awak dan kapal selam mini diharapkan dapat memperkaya kemampuan pertahanan maritim Indonesia, sekaligus membuka peluang ekspor teknologi ke pasar regional. Pemerintah Indonesia telah menyatakan dukungan penuh melalui regulasi yang mempermudah kerja sama internasional di sektor pertahanan.

Selain manfaat militer, Republik Barzan juga menargetkan aplikasi komersial, seperti pemantauan lingkungan laut, inspeksi infrastruktur bawah air, dan dukungan logistik di daerah terpencil.