Rekrutmen Taruna dan Taruni Akpol hanya Satu Jalur, Mabes Polri: Tak Ada Kuota Khusus
Rekrutmen Taruna dan Taruni Akpol hanya Satu Jalur, Mabes Polri: Tak Ada Kuota Khusus

Rekrutmen Taruna dan Taruni Akpol hanya Satu Jalur, Mabes Polri: Tak Ada Kuota Khusus

LintasWarganet.com – 07 April 2026 | Menteri Dalam Negeri menegaskan bahwa proses seleksi calon taruna dan taruni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2026 akan dilaksanakan melalui satu jalur reguler tanpa adanya kuota khusus. Keputusan ini dikeluarkan oleh Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) sebagai upaya menjaga transparansi dan kesetaraan dalam penerimaan calon perwira kepolisian.

Berikut poin-poin utama terkait kebijakan ini:

  • Satu Jalur Reguler: Semua pelamar, baik pria maupun wanita, harus mengikuti prosedur seleksi yang sama, meliputi tes akademik, tes fisik, psikotes, serta wawancara.
  • Tidak Ada Kuota Khusus: Tidak ada alokasi tempat khusus untuk kelompok tertentu, termasuk wilayah, latar belakang pendidikan, atau jenis kelamin.
  • Target Kuota: Total kuota penerimaan tetap mengacu pada kebutuhan operasional Polri, dengan estimasi sekitar 300 orang taruna dan taruni untuk angkatan 2026.

Mabes Polri menambahkan bahwa kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas calon perwira melalui persaingan yang sehat dan mengurangi potensi praktik nepotisme. Selain itu, proses seleksi akan diawasi oleh tim independen untuk memastikan integritas setiap tahapan.

Reaksi dari kalangan akademisi dan organisasi kepemudaan beragam. Sebagian menilai langkah ini positif karena menegakkan prinsip meritokrasi, sementara yang lain mengkhawatirkan kurangnya perhatian terhadap representasi gender dan daerah yang memang membutuhkan perhatian khusus.

Polri juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memberikan masukan melalui portal resmi selama periode pendaftaran dibuka. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, persyaratan lengkap, serta prosedur pendaftaran dapat diakses di situs resmi Polri.