Rekor Transaksi SPKLU PLN Saat Mudik Lebaran: 18.088 Pengisian, Empat Kali Lipat
Rekor Transaksi SPKLU PLN Saat Mudik Lebaran: 18.088 Pengisian, Empat Kali Lipat

Rekor Transaksi SPKLU PLN Saat Mudik Lebaran: 18.088 Pengisian, Empat Kali Lipat

LintasWarganet.com – 30 Maret 2026 | Jakarta, 29 Maret 2026 – PT PLN (Persero) mencatat rekor tertinggi penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pada periode mudik Idulfitri. Pada hari Senin, 23 Maret 2026 (H+2 Lebaran), total transaksi pengisian mencapai 18.088 kali dengan konsumsi energi 427.980 kWh.

Lonjakan Transaksi yang Mencengangkan

Angka tersebut meningkat 4,15 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ketika hanya tercatat 4.360 transaksi dan 103.010 kWh. Lonjakan ini menandakan pertumbuhan signifikan adopsi kendaraan listrik (EV) di antara pemudik.

Faktor Penyebab Pertumbuhan

  • Peningkatan jumlah SPKLU yang tersebar di 3.097 titik nasional.
  • Penambahan 1.681 unit SPKLU pada jalur utama mudik Trans Sumatra, Jawa, dan Bali, naik sekitar 70 % dibandingkan tahun sebelumnya.
  • Pengadaan 15 unit SPKLU mobile di titik strategis exit tol untuk mengantisipasi kebutuhan darurat.
  • Dukungan kebijakan pemerintah melalui percepatan pembangunan infrastruktur EV.

Pengembangan Infrastruktur SPKLU

Hingga kini PLN bersama mitra telah mengoperasikan 4.769 unit SPKLU dengan jarak rata‑rata antar stasiun sekitar 22 kilometer. Di jalur mudik utama, tersedia 994 titik pengisian, baik di jalan tol maupun non‑tol, yang memungkinkan pemudik menempuh jarak jauh tanpa khawatir kehabisan daya.

Selain itu, ribuan personel dikerahkan untuk memastikan kelancaran operasional selama masa siaga, termasuk penyiapan layanan pengisian cepat (fast charging) dan ultra‑fast charging.

Layanan Digital Terbaru

PLN juga meningkatkan pengalaman pengguna melalui aplikasi PLN Mobile yang kini dilengkapi fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS), Trip Planner, AntreEV, dan EV‑TAP. Trip Planner membantu pengguna merencanakan rute dengan menampilkan lokasi SPKLU beserta ketersediaan konektor, sedangkan AntreEV menampilkan antrean secara real‑time. EV‑TAP memungkinkan pembayaran dengan kartu elektronik, mempercepat proses transaksi di stasiun.

Pandangan Pejabat

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menilai lonjakan transaksi sebagai bukti nyata bahwa penggunaan kendaraan listrik semakin berkembang di Indonesia. Ia menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur SPKLU sebagai prasyarat utama untuk memperluas pasar EV.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menambahkan bahwa capaian ini tidak hanya mencerminkan angka, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap keandalan layanan SPKLU, terutama pada periode mudik yang menuntut perjalanan jarak jauh.

Dengan catatan rekor ini, PLN menegaskan komitmen untuk terus memperluas jaringan SPKLU, meningkatkan kecepatan pengisian, serta memperkaya layanan digital demi mendukung transisi Indonesia menuju mobilitas listrik yang lebih bersih dan efisien.