Real Madrid Tundukkan Oviedo di Bernabeu, Barcelona Gagal Capai 100 Poin: Drama La Liga 2025/26 Memanas
Real Madrid Tundukkan Oviedo di Bernabeu, Barcelona Gagal Capai 100 Poin: Drama La Liga 2025/26 Memanas

Real Madrid Tundukkan Oviedo di Bernabeu, Barcelona Gagal Capai 100 Poin: Drama La Liga 2025/26 Memanas

LintasWarganet.com – 15 Mei 2026 | Real Madrid kembali menegaskan dominasinya di La Liga pada laga ke-36 musim 2025/2026 dengan mengalahkan Real Oviedo 2-0 di Santiago Bernabeu pada Kamis (15/5/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini menambah jarak Madrid dari pemimpin klasemen, Barcelona, sekaligus menegaskan posisi Madrid di posisi kedua dengan 77 poin. Sementara itu, Barcelona gagal menembus angka legendaris 100 poin setelah tersingkir 0-1 oleh Deportivo Alaves, menutup musim dengan catatan yang mengecewakan.

Detail Pertandingan Real Madrid vs Oviedo

Pertandingan yang dijadwalkan pada pukul 21.30 WIB (01.30 WIB Jumat) berlangsung di kandang sendiri, memberikan Madrid keuntungan signifikan. Meski tekanan meningkat akibat hasil yang kurang stabil pada pekan-pekannya, Los Blancos menampilkan permainan terorganisir dengan formasi 4-2-3-1. Penjaga gawang Thibaut Courtois mengawal lini belakang yang terdiri dari Alexander‑Arnold, Rüdiger, Asencio, dan F. Garcia. Di tengah, Pitarch dan Tchouaméni mengendalikan tempo, sementara tiga gelandang serang – Diaz, Bellingham, dan Vinícius Júnior – menyiapkan peluang bagi penyerang tunggal Gonzalo.

Di pihak Real Oviedo, formasi serupa 4-2-3-1 dipilih. Escandell menahan gawang, sementara barisan pertahanan dipimpin oleh Vidal, Costas, Calvo, dan Alhassane. Colombatto dan Fonseca mengisi peran ganda di lini tengah, mendukung serangan balik cepat yang menjadi ciri khas tim asal Asturias. Namun, kekurangan kedalaman skuad dan kondisi fisik pemain membuat Oviedo kesulitan menahan tekanan Madrid.

Gol pertama dicetak oleh Vinícius Júnior pada menit ke‑34 setelah umpan terobosan Bellingham. Serangan balik cepat menghasilkan peluang berbahaya yang dimanfaatkan Vinícius dengan tendangan keras ke sudut atas gawang. Gol kedua datang lewat Kylian Mbappé, yang kembali ke skuad setelah absen beberapa minggu karena masalah kebugaran. Pada menit ke‑71, Mbappé menutup skor dengan tembakan voli setelah menerima umpan silang dari Diaz. Penampilan Mbappé mengembalikan kepercayaan diri serangan Madrid, sementara Vinícius menambah catatan golnya di kompetisi.

Di sisi lain, Real Oviedo tidak berhasil menciptakan peluang signifikan. Upaya mereka melalui serangan balik cepat hanya menghasilkan satu tendangan ke tiang gawang pada menit ke‑58. Pertahanan Madrid tetap solid, terutama berkat kerja sama antara Rüdiger dan Asencio yang berhasil memotong jalur serangan Oviedo.

Implikasi Klasemen

Kemenangan ini menegaskan Real Madrid sebagai kandidat kuat penantang gelar, meski Barcelona sudah mengamankan juara. Dengan 77 poin, Madrid masih berada tiga poin di belakang Barcelona yang mencatat 80 poin. Namun, selisih tersebut dapat berubah jika Barcelona gagal menambah poin pada sisa pertandingan.

Real Oviedo, yang sudah terkonfirmasi turun ke divisi bawah, tetap berusaha mengakhiri musim dengan dignitas. Kekalahan ini menambah beban moral, meski tim tetap fokus pada persiapan musim depan.

Barcelona Gagal Capai 100 Poin

Sementara Real Madrid berjuang di papan atas, Barcelona mengalami kekecewaan di akhir musim. Pada pekan ke‑36, Barca kalah 0-1 dari Deportivo Alaves di Stadion Mendizorrotza. Gol tunggal Alaves dicetak oleh Ibrahim Diabate pada menit tambahan pertama babak pertama (45+1). Kekalahan ini memutus peluang Barca untuk mencapai 100 poin, sebuah prestasi yang belum pernah diraih dalam sejarah La Liga.

Barcelona menutup musim dengan 99 poin, satu poin di bawah target ambisius. Meskipun berhasil merebut gelar juara, kegagalan mencapai angka tiga digit menjadi catatan pahit bagi manajemen dan suporter. Analisis pasca pertandingan menyoroti ketidakstabilan lini serang dan beberapa cedera yang memengaruhi performa tim di fase akhir musim.

Secara keseluruhan, minggu terakhir La Liga menyajikan drama yang menarik. Real Madrid menunjukkan ketangguhan di kandang, mengukuhkan posisi sebagai penantang utama, sementara Barcelona harus menerima bahwa pencapaian 100 poin masih menjadi impian yang belum terwujud. Kedua tim kini menatap pertandingan penutup musim dengan fokus berbeda: Madrid mengejar poin maksimal untuk menutup jarak, dan Barca berusaha mengakhiri musim dengan kemenangan demi menjaga moral.

Dengan sisa tiga pertandingan, pertarungan di papan tengah dan zona degradasi tetap sengit. Real Oviedo, bersama beberapa tim lain, akan berusaha mengumpulkan poin demi mengakhiri musim dengan catatan yang lebih baik meski sudah pasti turun ke Segunda División.