LintasWarganet.com – 11 Juni 2026 | Raffi Farid Ahmad, Utusan Khusus Presiden untuk Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, menggelar konferensi pers pada Kamis, 11 Juni 2026, setelah namanya muncul dalam penyelidikan kasus pelanggaran bea cukai. Dalam acara tersebut, ia menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam praktik ilegal apapun yang diduga melibatkan impor barang melalui perusahaan Blueray Cargo di Amerika Serikat.
Raffi menambahkan bahwa ia selalu menjunjung tinggi prinsip transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi negara. “Saya tidak pernah memberi perintah atau dukungan apa pun untuk kegiatan yang melanggar hukum,” tegasnya.
Berikut poin-poin utama yang disampaikan dalam konferensi pers:
- Penolakan tegas atas tuduhan keterlibatan dalam kasus bea cukai.
- Pengakuan adanya pertemuan dengan pihak Blueray Cargo di AS pada 2024.
- Penegasan bahwa pertemuan tersebut bersifat profesional dan tidak berhubungan dengan kegiatan ilegal.
- Komitmen untuk terus bekerja sama dengan pemerintah dalam upaya pemberdayaan generasi muda.
Pihak Bea Cukai belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait klarifikasi tersebut, namun menegaskan bahwa proses penyelidikan tetap berjalan. Sementara itu, netizen terbagi antara yang mendukung pernyataan Raffi dan yang menuntut bukti lebih lanjut.
Kasus ini menyoroti pentingnya transparansi bagi publik figur dalam menjalankan aktivitas bisnis lintas negara, terutama ketika melibatkan regulasi perdagangan dan bea cukai.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet