LintasWarganet.com – 01 April 2026 | Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi mengirimkan proposal untuk menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang dijadwalkan pada tahun 2026. Pengajuan ini disampaikan dalam rapat koordinasi yang dihadiri oleh para tokoh organisasi, termasuk Ketua PWNU NTB, Prof. Masnun, yang menegaskan kesiapan wilayah tersebut dalam menyelenggarakan acara skala nasional.
Prof. Masnun menjelaskan bahwa NTB memiliki potensi geografis dan budaya yang dapat memperkaya atmosfer Muktamar. Ia menambahkan bahwa inisiatif ini selaras dengan upaya memperkuat persatuan umat Islam di seluruh Indonesia serta menampilkan kontribusi Nusa Tenggara Barat dalam pergerakan keagamaan nasional.
Berikut beberapa poin utama yang disorot dalam proposal tersebut:
- Kesiapan infrastruktur: Pengembangan fasilitas transportasi, akomodasi, dan jaringan komunikasi yang telah diperkuat dalam beberapa tahun terakhir.
- Dukungan pemerintah daerah: Komitmen penuh dari Gubernur NTB serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk menyediakan dana dan sumber daya manusia.
- Pengalaman menyelenggarakan event keagamaan: PWNU NTB pernah menjadi tuan rumah kegiatan besar seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Musyawarah Besar Lembaga Kesehatan (MBLK) yang berhasil menarik ribuan peserta.
- Keberagaman budaya: Kearifan lokal seperti tradisi Sasando, Tenun Ikat, serta kuliner khas NTB diyakini dapat menambah nilai estetika dan spiritual bagi peserta Muktamar.
Proposal tersebut akan diajukan ke Dewan KHI (Komisi Himpunan Indonesia) dan kemudian ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mendapat persetujuan akhir. Jika diterima, proses persiapan akan dimulai pada tahun 2024 dengan fase perencanaan, konstruksi, dan pelatihan relawan.
Pengurus PWNU NTB juga mengundang partisipasi aktif dari anggota NU di seluruh Indonesia, mengingat Muktamar ke-35 akan menjadi forum penting untuk menetapkan arah kebijakan organisasi selama lima tahun ke depan. Mereka berharap keputusan akhir akan diumumkan pada pertengahan 2025.
Penetapan NTB sebagai tuan rumah diharapkan tidak hanya meningkatkan profil wilayah, tetapi juga memperkuat jaringan kerjasama antar daerah, memperluas jaringan sosial‑ekonomi, serta menegaskan peran NU sebagai agen perubahan dalam masyarakat.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet