PSS Sleman Raih Poin Krusial atas Persipura, Ansyari Lubis Syukuri Langkah Penting Menuju Promosi
PSS Sleman Raih Poin Krusial atas Persipura, Ansyari Lubis Syukuri Langkah Penting Menuju Promosi

PSS Sleman Raih Poin Krusial atas Persipura, Ansyari Lubis Syukuri Langkah Penting Menuju Promosi

LintasWarganet.com – 06 April 2026 | PSS Sleman kembali menjadi sorotan utama Pegadaian Championship 2025/2026 setelah berhasil menambah satu poin penting dalam laga menegangkan melawan Persipura Jayapura. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, berakhir dengan skor imbang 1-1. Meskipun tidak menghasilkan kemenangan, pelatih Ansyari Lubis menilai hasil tersebut sebagai titik balik krusial dalam upaya timnya mengejar tiket promosi ke BRI Super League.

Gambaran Laga dan Reaksi Ansyari

Sejak peluit pertama, intensitas pertandingan terasa tinggi. Persipura, yang berada di posisi kedua klasemen grup timur, menyerang dengan agresif, sementara PSS mengandalkan pertahanan disiplin dan serangan balik cepat. Gol pembuka dicetak oleh pemain Persipura pada menit ke-23 melalui tendangan bebas yang menembus pertahanan PSS. Namun, PSS tidak tinggal diam. Pada menit ke-57, Gustavo Tocantins, penyerang andalan PSS, memanfaatkan kesalahan lini belakang lawan dan menyeimbangkan kedudukan.

Setelah peluit akhir, Ansyari Lubis mengungkapkan rasa syukur atas satu poin yang didapat. “Kami sangat menghargai poin ini. Di empat laga terakhir, setiap pertandingan kami anggap final. Poin melawan Persipura menunjukkan bahwa kami mampu bersaing dengan tim-tim kuat di grup,” ujar Ansyari dalam konferensi pers sesudah pertandingan.

Momentum dari Kemenangan 7-0 atas Persipal Palu

Sebelum menghadapi Persipura, PSS menorehkan rekor kemenangan terbesar musim ini dengan mengalahkan Persipal Palu 7-0 pada pekan ke-23. Kemenangan tersebut tidak hanya menambah selera menambah gol, tetapi juga memperkuat posisi PSS di puncak klasemen grup timur dengan 49 poin. Gustavo Tocantins mencetak empat gol (quattrick) dalam laga tersebut, sementara Frederic Injai menambah satu gol di menit tambahan. Gol bunuh diri dari lawan, Fauzan Hanif dan Meru Kimura, melengkapi total gol tim.

Setelah kemenangan gemilang itu, Ansyari menegaskan pentingnya konsistensi. “Kemenangan besar ini harus menjadi bahan bakar, bukan alasan untuk lengah. Fokus, konsentrasi, dan konsistensi tetap menjadi prioritas utama kami,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa empat laga sisa – melawan Barito Putera, Persiku Kudus, Persiba Balikpapan, dan PSIS Semarang – akan menjadi ujian nyata bagi kemampuan tim untuk mempertahankan posisi puncak.

Strategi dan Tantangan ke Depan

Menilik taktik, Ansyari memilih pendekatan yang fleksibel. Ia menekankan rotasi pemain untuk menjaga kebugaran, khususnya mengingat cedera hamstring yang menimpa Irvan Mofu pada laga sebelumnya. Selain itu, pelatih menaruh kepercayaan besar pada penyerang muda seperti Kim Jeffrey Kurniawan, yang diharapkan dapat menambah variasi serangan.

Di sisi lain, Persipura tetap menjadi lawan yang berbahaya. Dengan gaya permainan yang mengandalkan kecepatan sayap dan serangan balik, Persipura dapat mengancam pertahanan PSS kapan saja. Oleh karena itu, Ansyari menegaskan bahwa disiplin taktik dan komunikasi antar lini sangat penting untuk menahan tekanan.

Posisi Klasemen dan Imbas Promosi

Setelah hasil imbang melawan Persipura, PSS masih memimpin klasemen grup timur dengan selisih tiga poin dari lawan terdekat. Barito Putera berada di peringkat ketiga dengan 42 poin, namun masih memiliki dua pertandingan lebih sedikit. Dengan 14 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan dua kekalahan, PSS menunjukkan konsistensi yang sulit ditandingi.

Jika PSS mampu meraih kemenangan di empat laga terakhir, peluang promosi ke BRI Super League menjadi sangat besar. Ansyari menekankan bahwa setiap pertandingan harus diperlakukan seperti final, menghindari perhitungan peluang dan fokus pada eksekusi di lapangan.

Kesimpulan

Poin satu yang diraih atas Persipura menjadi bukti bahwa PSS Sleman tidak hanya mengandalkan kemenangan besar, tetapi juga mampu mengatasi tekanan dalam situasi sulit. Dengan kepemimpinan Ansyari Lubis, konsistensi pemain, dan dukungan suporter di Stadion Maguwoharjo, PSS berada pada jalur yang tepat untuk mengamankan tiket promosi. Empat laga penentuan menanti, dan jika tim mampu mempertahankan fokus serta kerja keras, impian naik ke BRI Super League semakin mendekati realitas.