LintasWarganet.com – 04 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan rasa sedihnya setelah mengungkapkan bahwa program Misi Bina Gizi (MBG) yang dikelola Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengalami penyimpangan yang dilakukan oleh orang-orang yang selama ini dipercayai.
- April 2024 – Audit internal BGN menemukan selisih penggunaan dana sebesar Rp 150 miliar.
- Mei 2024 – Tim investigasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menelusuri alur dana.
- Juni 2024 – Beberapa pejabat senior BGN ditetapkan sebagai tersangka.
- Juli 2024 – Prabowo menyampaikan kesedihan dan menegaskan komitmen pemerintah untuk menindak tegas pelaku.
Presiden menegaskan bahwa program MBG tetap menjadi prioritas utama pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan status gizi anak di seluruh Indonesia. Ia menambahkan bahwa proses transparansi dan akuntabilitas akan diperkuat, termasuk pembentukan tim pengawas independen.
Langkah selanjutnya yang direncanakan meliputi:
- Penyusunan ulang mekanisme pencairan dana MBG.
- Peningkatan pengawasan internal BGN dengan melibatkan auditor eksternal.
- Penegakan hukum tegas terhadap semua pihak yang terlibat.
- Komunikasi publik yang lebih terbuka mengenai penggunaan anggaran.
Kasus ini menimbulkan keprihatinan luas di kalangan masyarakat dan pemangku kepentingan, mengingat MBG merupakan salah satu program unggulan pemerintah untuk memperbaiki gizi nasional.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet