Program "Eco Kurban" di Palu Angkat Budaya Lokal dan Lingkungan
Program "Eco Kurban" di Palu Angkat Budaya Lokal dan Lingkungan

Program “Eco Kurban” di Palu Angkat Budaya Lokal dan Lingkungan

LintasWarganet.com – 20 Mei 2026 | Pemerintah Kota Palu meluncurkan program “Eco Kurban” sebagai respons terhadap tantangan lingkungan dan upaya pelestarian budaya setempat. Program ini mendorong masyarakat yang melaksanakan ibadah kurban untuk menggunakan wadah yang dapat dipakai kembali, seperti tas anyaman tradisional, alih-alih kemasan plastik sekali pakai.

Beberapa langkah utama program antara lain:

  • Menggandeng pengrajin lokal untuk memproduksi wadah kurban berbahan ramah lingkungan.
  • Menyediakan titik pengumpulan khusus di masjid, pasar, dan balai desa.
  • Memberikan edukasi tentang dampak limbah plastik melalui sosialisasi di sekolah dan media sosial.
  • Memberikan insentif berupa potongan harga atau sertifikat penghargaan bagi warga yang berpartisipasi aktif.

Hasil awal menunjukkan penurunan signifikan sampah plastik pada hari-hari pelaksanaan kurban. Selain mengurangi beban tempat pembuangan akhir, program ini juga meningkatkan nilai ekonomi bagi pengrajin tradisional, sehingga budaya anyaman menjadi lebih relevan dalam kehidupan modern.

Keberlanjutan program direncanakan dengan:

Tahap Target
2024 Penerapan di seluruh kecamatan Palu
2025 Ekspansi ke kota-kota tetangga
2026 Integrasi dengan program nasional daur ulang

Dengan menggabungkan nilai budaya lokal dan kepedulian lingkungan, “Eco Kurban” diharapkan menjadi model bagi daerah lain dalam menyelenggarakan ibadah kurban yang lebih berkelanjutan.